Atep Pernah Rasakan Sakit Dilempar Botol oleh Fans Persija dan Persib

Mukhlis Dinillah - Sepakbola
Jumat, 25 Jan 2019 21:19 WIB
Foto: Satria Nandha/detikSport
Jakarta - Atep hanya membela dua tim selama belasan tahun berkarier di sepakbola profesional. Uniknya, dua tim itu memiliki rivalitas yang sengit.

Atep memulai karir profesionalnya dengan berseragam Persija Jakarta mulai 2005 - 2008. Sebagai pemain kelahiran Cianjur, Jawa Barat, keberadaannya di Persija menjadi kontroversial. Apalagi, dia dibesarkan di UNI Bandung, akademi sepakbola yang memproduksi pemain untuk Persib Bandung.

Atep pun kenyang cemoohan dari Bobotoh ketika Persija bertandang ke Bandung. Dia menilai itu sebagai risiko memperkuat tim yang memiliki pesaing abadi.

"Saya sangat merasakan main di Stadion Siliwangi (Bandung) tahun 2006, saya merasakan ketika di bus dilempari Bobotoh," kata Atep dalam One on One detikSport, Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (25/1/2019).


Perlakuan yang sama juga diterima pemain 33 tahun ketika sudah mengenakan jersey Persib mulai 2008. Ketika bertandang ke Jakarta, The Jakmania juga memperlakukannya ibarat penghianat.

"Ketika saya di Persib ke Jakarta dilemparin, itu akan jadi sebuah kisah saya," ungkap pemain yang lekat dengan nomor 7 ini.

Bukannya trauma atau ketakutan dengan perlakuan yang diterimanya, Atep justru bangga dan menganggapnya sebagai bagian dari sejarah hidup.

"Pokoknya menyenangkan. Tidak banyak pemain seperti itu. Sejarah bagi saya," ujar pemain berjuluk Lord Atep ini.

(mud/fem)