sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 20 Mei 2019 00:29 WIB

Berubah Pikiran, PSS Sleman Mau Pelajari Sanksi Komdis Dulu

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
PSS Sleman berubah soal keputusan Komdis PSSI. (Foto: Ristu Hanafi/dettikcom) PSS Sleman berubah soal keputusan Komdis PSSI. (Foto: Ristu Hanafi/dettikcom)
Jakarta - PSS Sleman berubah pikiran soal hukuman Komisi Disiplin PSSI terkait ricuh suporter di laga lawan Arema FC. PSS akan mempelajari hukuman tersebut.

PSS dijatuhi denda Rp 150 juta menyusul kerusuhan pada laga lawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5/2019) lalu. Sidang Komisi Disiplin PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada Arema FC dan panitia pelaksana pertandingan.




Arema didenda Rp 75 juta. Sementara panpel dihukum melakukan penutupan sebagian tribune selatan Stadion Maguwarjo di empat pertandingan dan denda Rp 50 juta.

Awalnya PSS menyatakan menerima hukuman tersebut dan takkan melakukan banding. Tapi kemudian manajemen berubah pikiran.




"PSS Sleman akan mempelajari lebih lanjut atas hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Mudah-mudahan hukuman ini membuat kami semua menjadi lebih dewasa," ungkap pernyataan resmi CEO PSS Viola Kurniawati dalam rilis yang diterima detikSport. (raw/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com