sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 28 Mei 2019 21:32 WIB

Menanti Tandukan Kabau Sirah

Jeka Kampai - detikSport
Semen Padang memulai Liga 1 2019 dengan laju yang lambat. (Foto: Jeka Kampai/detikcom) Semen Padang memulai Liga 1 2019 dengan laju yang lambat. (Foto: Jeka Kampai/detikcom)
Padang - Semen Padang FC memulai musim Liga 1 2019 dengan kondisi kurang meyakinkan. Dalam dua pertandingan awal, anak-anak Bukit Karang Putih cuma dapat satu poin.

Semen Padang adalah tim yang baru promosi ke Liga 1 setelah sempat terdegradasi di akhir musim Liga 1 2017. Manajemen melakukan perombakan besar guna bisa bertahan dalam persaingan sengit di Liga 1 2019.

17 pemain yang ikut mengarungi Liga 2 2018 dipertahankan, sembilan pemain lainnya yang ikut membawa tim kembali ke Liga 1 dilepas. Pemain yang dilepas adalah Hengki Ardiles. Ngurah Nanak, Ibrahim Sanjaya, Ahmad Mahrus Bachtiyar, Febly Gushendar, Elthon Maran, Mardiono, M. Gugum Gumilar, dan Guntur Pranata. Juan Revi yang sebelumnya berstatus pinjaman, juga tidak diperpanjang kontraknya.

Di bursa transfer, manajemen dan tim pelatih sepakat mendatangkan pemain-pemain seperti Teja Paku Alam, Syaiful Indra Cahya, Dedi Gusmawan, Jose Sardon (Argentina), Shukurali Pukatov (Uzbekistan), Alberto Barcia (Argentina), dan Karl Max Bathelemy (Chad).


Tak Ada Target Muluk

Semen Padang merupakan salah satu tim yang disegani lawan. Saat hampir semua tim eks Galatama (Liga Sepakbola Utama) berguguran dan ganti nama, Semen Padang tetap konsisten berada di kancah sepakbola nasional.

Banyak pencapaian mentereng berhasil diraih Semen Padang, yang di antaranya adalah juara Divisi I Galatama 1982, Piala Galatama 1992, dan juara Liga Premier Indonesia 2011/2012. Keberhasilan itu sudah lama tak terulang lagi.

Kini, sebagai tim promosi, Semen Padang tak memasang target muluk-muluk. Manajemen klub cuma ingin Kabau Sirah masuk di posisi delapan besar Liga 1 2019.

Semen Padang pernah menjadi kejutan saat tampil di Liga Super Indonesia 2010/2011. Tim yang kala itu dibesut Nilmaizar mampu finis di posisi keempat dengan status tim promosi.

"Ini kesempatan kami untuk kembali. Bangkit di musim ini. Soal target kami hanya ingin berbuat lebih baik. Insya Allah kami akan mencapai 8 besar," kata CEO Kabau Sirah, Rinol Thamrin, saat dalam launching tim.

"Di akhir musim mendatang, saya berharap kita semua komit lima besar. Ini bukan sekedar target-targetan, tapi dengan potensi yang ada, kami yakin bisa mencapai ini," tambah Rinol.

Start Lambat

Dengan status tim promosi, Semen Padang sebetulnya tidak jelek-jelek amat memulai Liga 1 2019. Semen Padang mengoleksi satu poin dari dua laga yang sudah dilalui.

Tim besutan Syafrianto Rusli kalah 0-1 di kandang PSM Makassar pada laga perdana dan merebut satu poin usai imbang 1-1 di kandang PSS Slemen. Di pekan ketiga, Semen Padang akan menjamu Persib Bandung.

Melawan Maung Bandung, Semen Padang punya kesempatan besar untuk kembali mendulang poin. Kabau Sirah dalam beberapa pertemuan terakhir dengan Persib di Stadion H. Agus Salim sulit dikalahkan.
Semen Padang juga dikenal sebagai tim yang jago kandang. Pada perhelatan Liga 1 2018, Semen Padang cuma kalah empat kali dan pada Liga 2 2018, mereka malah tak pernah kalah di kandang.

Momen jago kandang harus bisa terus dipertahankan dengan baik oleh Semen Padang. Selanjutnya, untuk bisa lari kencang, mereka harus memperbaiki mental main di kandang lawan.


Daftar pemain musim 2019

Kiper :
Teja Paku Alam
Achmad Iqbal Bachtiar
Rendy Oscario Sroyer

Belakang :
Agung Prasetyo
Syaeful Anwar
Roni Rosadi
Novrianto
Leo Guntara
Shukurali Pulatov
Boas Atururi
Syaiful Indra Cahya
Muhammad Rifqi
Dedi Gusmawan

Tengah :
Fridolin Kristof Yoku
Rudi
Mario Alberto Barcia
Dedi Hartono
Manda Cingi
Rosad Setiawan
Ronaldo Eko Julianto
Apriogi Yunespraga

Depan :
Jose Sardon
Riski Novriansyah
Irsyad Maulana
Firman Septian
Afriansyah
Karl Max Bathelemy

(ran/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed