sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 03 Jun 2019 00:22 WIB

Ditahan PSIM, Permainan Timnas U-23 Belum Sesuai Harapan Indra Sjafri

Pradito Rida Pertana - detikSport
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri. (Foto: Pradito Rida Pertana/Detikcom) Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri. (Foto: Pradito Rida Pertana/Detikcom)
Bantul - Tim Nasional Indonesia U-23 ditahan imbang PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba. Permainan Garuda Muda belum sesuai harapan Indra Sjafri.

Di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, DIY. Timnas U-23 bermain imbang tanpa gol saat berhadapan dengan Laskar Mataram.

Indra mengatakan, komposisi pemain yang dibawa ke Yogyakarta kebanyakan pemain baru. Hal itu, menurut Indra membuat pemain harus melakukan penyesuaian ekstra untuk memahami strategi yang diraciknya.

"Sampai saat ini memang belum sesuai dengan harapan kita," ujarnya saat jumpa pers di SSA, Minggu (2/5/2019) malam.

"Dan kita akan lakukan perbaikan-perbaikan, jangan jadikan pertandingan hari ini mengeliminir usaha-usaha kita ke depan. Ini adalah bagian dari persiapan Timnas U-23 menuju SEA Games 2019," sambung Indra.

Lanjut Indra, perbaikan yang dilakukan adalah mengenai penyesuaian pemain baru dengan strategi yabg dibangun Timnas. Karena itu, Indra tidak merasa kecewa dengan permainan Timnas hari ini.




"Pelatih itu bukan masalah cukup puas atau tidak, tapi apa yang ditargetkan dari uji coba tersebut tercapai atau tidak. Jadi jangan bicara hanya kalah dan menang saja," ucapnya.

"Yang jelas dari game plan yang kita rencanakan tadi ada beberapa yang tidak berjalan, tapi ada beberapa yang jalan. Terutama di babak kedua, mungkin karena mereka masih baru jadi belum paham game plan kita, jadi banyak hal yang harus dipahami, itu khusus untuk pemain baru," imbuh eks pelatih Bali United ini.

Terkait adanya pemain yang dicoret dari skuad pasca pertandingan uji coba ini, Indra menyebut belum memutuskannya. Indra mengungkapkan, saat ini ia lebih memfokuskan diri untuk menghadapi Merlion Cup di Singapura pada tanggal 7-9 Juni 2019.

"Itu (masalah pemain yang dicoret) nanti dirilis oleh PSSI, yang jelas tanggal 5 (Juni Timnas) berangkat ke Singapura dan akan melawan Thailand dengan pemain baru-baru. Saya harus berani lakukan itu (membawa pemain-pemain baru), karena kalau tidak, saya tidak ada opsi lain," ujarnya.




(cas/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com