sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 31 Jul 2019 20:07 WIB

Panpel Liga 1 Dikritik BOPI, LIB Wacanakan Evaluasi

Amalia Dwi Septi - detikSport
Foto: Ari Bowo Sucipto/nz/Antara
Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) memenuhi panggilan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) setelah muncul ricuh lagi di Liga 1 2019. LIB berjanji bakal melakukan evaluasi secara menyeluruh.

BOPI memanggil LIB pada Rabu (31/7/2019) setelah muncul kericuhan di Malang saat Arema FC menjamu Persib Bandung dan di Lamongan saat Persela menjamu Borneo FC. Itu bukan insiden pertama di Liga 1. Kericuhan bahkan sudah muncul di kickoff Liga 1 saat PSS Sleman menjamu Arema FC di Stadion Maguwoharjo pada 15 Mei. Waktu itu, LIB berjanji tak akan muncul lagi kericuhan di Liga 1.

Dalam pertemuan itu, BOPI diwakili oleh Sekjen Sandi Suwardi Hasan sedangkan dari LIB hadir Manajer Kompetisi, Asep Saputra, dan Direktur Media, Hanif Marjuni. Asep menegaskan sebelum kompetisi dimulai LIB sudah melakukan peningkatan kualitas liga dibandingkan musim lalu. Hanya saja, kericuhan yang terjadi kerap tak bisa diduga.


"Ini bagian keharmonisan kami (LIB) dengan BOPI. Dari awal kami selalu bersinergi, konteksnya ini pertemuan yang sudah digagas sebelumnya. Pertemuan tadi menjadi cukup produktif. Ada beberapa hal yang menjadi catatan terutama penekanan, penajaman, peningkatan perhatian, dan peningkatan terkait masalah panpel terutama security dan lain-lain," ujar Asep.

"Kasus terbaru kami melihat dalam kacamata yang lebih luas bahwa upaya kami sudah dilakukan mulai dari musim sebelumnya. Bagaimana dari mulai penyiapan peningkatan standar pertandingan, panpel dan semua pihak yang terlibat sampai yang sifatnya hukuman. Saya kira itu menjadi bagian perjalanan dan sebagai tantangan, kami selalu mengevaluasi," dia menambahkan.

"Belum 100 persen dan meninimalkan sampai nol tapi ini upaya kami. Ada beberapa akselerasi cara yang kami diskusikan dengan BOPI terutama dalam sisa pertandjngan kompetisi ini," dia menjelaskan.

Insiden yang belakangan terjadi diduga karena ketidaksiapan panpel tuan rumah. Asep mengaku akan melakukan evaluasi sekaligus komunikasi dengan seluruh panpel untuk meningkatkan pengetahuan tentang prosedur-prosedur dalam menyelenggarakan pertandingan.

"Ini proses yang memang berjalan bahkan sebelum kompetisi kami kumpulkan semua panpel. Kami terapkan seperti apa SOP prosedur dalam pertandingan dan dalam pelaksanaannya pun kami ada evaluasi. Komunikasi berjalan tapi ada beberapa titik dimana kami harus lebih fokus mengantisipasi hal yang di luar dugaan," tuturnya.

"Dalam waktu dekat kami akan merencanakan sebuah program untuk meningkatkan komunikasi dengan mereka. Kami harapkan tidak ada kejadian yang mengganggu jalannya pertandingan. Kami ingin semua menyaksikan pertandingan dengan bergembira," dia menambahkan.



Panpel Liga 1 Dikritik BOPI, LIB Wacanakan Evaluasi


Simak Video "4.000 Personel TNI-Polri Amankan Laga Persib-Arema FC"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com