sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 19 Okt 2019 03:04 WIB

PSIS Jangan Lagi Buang-buang Peluang, dong

Eko Sudjarwo - detikSport
PSIS Semarang mesti perbaiki penyelesaian akhir usai mempecundangi Persela Lamongan. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport) PSIS Semarang mesti perbaiki penyelesaian akhir usai mempecundangi Persela Lamongan. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport)
Lamongan - PSIS Semarang akhirnya menang setelah menundukkan Persela Lamongan 1-0 di lanjutan Liga 1. Namun, PSIS mesti meningkatkan penyelesaian akhir.

Bertandang ke Stadion Surajaya, Jumat (18/10/2019), Hari Nur Yulianto menjadi pahlawan PSIS setelah mencetak gol di akhir injury time. Hasil ini mengembalikan Laskar Mahesa Jenar ke 'jalur hijau' setelah puasa kemenangan di empat laga sebelumnya.


Menghadapi Persela, PSIS tampil agresif dengan membuat 16 percobaan tapi hanya empat yang mengarah ke gawang dan hanya satu gol yang tercipta. Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah tidak puas dengan penampilan anak buahnya.

"Bukan kali ini saja, tapi berkali-kali. Kemarin kita main ke Lampung banyak juga peluang, tapi nggak gol gol. Itu salah satu pekerjaan rumah saya," tutur Bambang usai pertandingan.

"Kemenangan PSIS bukan karena pelatih, kemenangan PSIS karena pemainnya tidak mau kalah, itu yang harus digaris bawahi," lanjut dia.


PSIS kini naik ke peringkat 12 klasemen sementara Liga 1 usai mengantongi 24 poin. PSIS cuma unggul satu poin dari Barito Putera (13) dan Badak Lampung (14), serta terpaut dua poin dari Semen Padang (15).

"Sekali lagi saya ingatkan, pertandingan masih banyak. Kita juga tidak dalam di posisi aman, sama seperti Persela dan Barito, kita berebut untuk tidak degradasi," pungkas Bambang.



Simak Video "Tanpa 3 Pemain Pilar, Persib Pede Kalahkan Kalteng Putra"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com