sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 22 Okt 2019 21:32 WIB

'Harus Ada Sanksi Tegas untuk PSIM dan Hisyam Tolle'

Randy Prasatya - detikSport
Achmad Hisyam Tolle. (Foto: Hendri Agus Bondan Prakoso) Achmad Hisyam Tolle. (Foto: Hendri Agus Bondan Prakoso)
Jakarta - Kericuhan terjadi di laga PSIM Yogyakarta vs Persis Solo, yang dipicu oleh aksi Achmad Hisyam Tolle. PSIM dan Hisyam Tolle sudah sepantasnya diberi sanksi tegas.

PSIM vs Persis di lanjutan Liga 2 2019 selesai 2-3 untuk kemenangan tim tamu. Menjelang akhir pertandingan di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019), kerusuhan pecah.

Hisyam Tolle melakukan tendangan kungfu ke M. Shulton Fajar, memancing suporter di tribune stadion turun ke lapangan. Tak cuma itu, Hisyam Tolle juga menyerang wartawan yang sedang bertugas karena mengabadikan tendangannya ke pemain Persis.

Anggota Exco PSSI, Refrizal, sedih dengan kejadian itu. Dia mengakui harus ada hukuman yang bisa bikin efek jera atas kericuhan tersebut.


"PSSI menyayangi kejadian itu. Memang harus ada sanksi yang membuat efek jera, tapi kami harus ikut regulasi (Komdis PSSI) juga, termasuk dari FIFA," kata Refrizal kepada detikSport.

"Tapi, komdis itu lembaga independen. Di luar itu tidak berhak beri intervensi. Saya sebagai anggota exco dan pengurus PSSI sangat menyayangkan," sambungnya.

"Sering saya sampaikan kepada klub dan suporter di mana saja. Ini sepakbola bukan perang, melainkan hiburan. Silakan menjadi suporter apa saja, tapi jangan bikin kerusuhan. Bikin kerusuhan apa saja pasti tidak dibenarkan. Saya sedih dengan kejadian seperti ini," Refrizal menyesalkan.






Simak Video "Semen Padang Gelar Latihan di Pakansari Jelang Final Liga 2"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com