sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 27 Nov 2019 21:58 WIB

Tavares Tak Sepelekan Persipura yang Tunjukkan Laju Kurang Sip Belakangan

Mercy Raya - detikSport
Pelatih Persipura Jayapura, Edson Tavares (Rifkianto Nugroho/detikSport) Pelatih Persipura Jayapura, Edson Tavares (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, mewaspadai kebangkitan Persipura Jayapura di Liga 1 2019. Dia menginstruksikan anak asuhnya pasang kuda-kuda dan tampil habis-habisan.

Macan Kemayoran menjamu Mutiara Hitam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Kamis (28/11/2019), pukul 18.30 WIB. Tavares telah menyiapkan tim agar tak kebobolan seperti empat laga sebelumnya.

Apalagi, Persija bakal menjamu tim yang menunjukkan perbaikan setelah ditangani Jacksen F Tiago. Laju kurang sip Mutiara Hitam dalam laga-laga terakhir, tak menang dalam empat laga terakhir, tak mengurangi kewaspadaan Persija.

"Waktu pertama kali datang saya mengevaluasi pertahanan mereka, belum memasuki babak kedua kami juga sering kecolongan. Setelah ini, sekarang, kami menjadi sering seri dan secara fisik kami juga lebih baik," kata Tavares di SUGBK, Rabu (27/11/2019).

"Ini laga terbesar selain dengan Persib Bandung. Mudah-mudahan kami punya performa bagus dan dalam keadaan baik. Ya, kita lihat besok," dia menambahkan.


Ya, Persipura secara bertahap merangkak ke tiga besar setelah sebelumnya terpuruk di peringkat 13 papan klasemen Liga 1 2019. Jacksen menggantikan Luciano Leandro pada Juni 2019.

Bersama Jacksen, Persipura sukses masuk di papan atas. Kemenangan pertama keduanya terjadi saat Persipura mengalahkan Madura United dengan skor 1-0 pada 16 Juli.

"Jacksen banyak memenangkan game selepas dari Barito. Kini dia bisa mencapai posisi tiga besar. Ini tentu bagus dan dia punya kesempatan jadi juara. Saya pikir sekarang, hasil Persipura sekarang kombinasi dari hasil pertandingan-pertandingan lain," ujar Tavares.

Pelatih asal Brasil itu juga memuji Jacksen yang pintar beradaptasi di Indonesia, sejak berstatus pemain.

"Dia pemain yang sangat bagus. Waktu itu tahun 1998 di China merupakan tahun pertama saya. Sejak itu saya tak dengar tentang dia lagi. Saya dengar dia sukses di Indonesia sebagai pemain dan pelatih. Dia adaptasi bagus sebagai pelatih di sini. Ini nilai yang bagus buat dia," kata pelatih berusia 63 tahun ini.



Simak Video " Gabung Persija, Evan Dimas Diteror Spanduk Nyinyir"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com