'Kami Kurang Beruntung'
Minggu, 20 Nov 2005 01:37 WIB
Jakarta - Persija Jakarta kembali menelan pil pahit. Di partai final Copa Dji Sam Soe, "Macan Kemayoran" dipaksa takluk 3-4 dari Arema Malang. Faktor luck disebut asisten Isman Jasulmei belum berpihak pada kubunya. Spesialis final mungkin kini bisa disematkan pada Persija. Setelah gagal menjuarai Liga Indonesia karena kalah dari Persipura Jayapura di partai final, kini Aris Indarto cs kembali takluk di partai final Copa Dji Sam Soe. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (19/11/2005), Persija bahkan sempat unggul lebih dulu di menit 12. Ketinggalan dua kali juga sempat disamakan oleh skuad asuhan Arcan Iurie ini. Namun cerita final Liga Indonesia 2005 ternyata kembali terulang. Juga lewatperpanjangan waktu, setelah dalam waktu normal bermain imbang 3-3, Persija harusmerelakan gelar juara yang sudah di depan mata melayang ke kota Malang. "Kami kurang beruntung, Tuhan ternyata belum memberi kami kemenangan kali ini.Mungkin tahun depan kami bisa lebih baik," sahut asisten pelatih Persija IsmanJasulmei saat dikerubuti wartawan di pinggir lapangan seusai pertandingan. Jasulmei juga meminta tak ada yang menyalahkan individu-individu pemain ataskekalahan itu. "Tidak ada yang bisa disalahkan atas kekalahan ini, kalapun ada itu adalah kesalahan bersama tim ini." Persiapan matang sebenarnya sudah dilakukan oleh Persija, juga beberapa perbaikan pasca kekalahan atas Persipura. Namun kemenangan ternyata belum juga berpihak pada tim kebanggaan ibu kota ini. "Sejak kalah atas Persipura di final Liga Indonesia, kita sudah berbenah. Yah tapi nasib memang seperti itu," sesal Jasulmei. Foto: Isman Jasulmei tak menyalahkan para pemain Persija Jakarta atas kekalahan 3-4 dari Arema Malang (Detiksport/Doni Wahyudi) (mel/)











































