sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 14 Jan 2020 13:47 WIB

PSSI: Hukuman FIFA Terlalu Berat

Randy Prasatya - detikSport
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menilai hukuman FIFA untuk Indonesia Tterlalu berat. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Cikarang - PSSI mendapat hukuman denda dan larangan bermain tanpa penonton dari FIFA. Itu sangat berat untuk Indonesia.

Indonesia mendapatkan hukuman setelah bertandang ke Malaysia pada 19 November 2019 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dalam laga di Stadion Bukit Jalil, Indonesia kalah 0-2 dari Harimau Malaya.

Kericuhan di laga tersebut berimbas hukuman berat untuk Indonesia. PSSI disanksi menggelar laga tanpa penonton saat menjamu Uni Emirat Arab pada 31 Maret, juga didenda 200 ribu franc atau setara Rp 2,85 miliar.


PSSI sudah berusaha bersurat ke FIFA, tapi belum ada keterangan balasan. Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, justru menyebut denda ini memberatkan PSSI.

"Kami sudah minta sekjen komunikasi dengan FIFA agar ditinjau kembali, karena terlalu berat. Selain dendanya besar kita juga tanpa penonton lawan UEA. Kayaknya kurang gimana gitu," kata Iriawan.

Laga melawan UEA sejatinya sudah tidak menentukan lagi untuk Indonesia. Tapi, pertandingan itu menjadi debut untuk Shin Tae-yong di Timnas Indonesia senior.

"Pertandingan memang tak menentukan, tapi kan bergengsi juga," kata Iwan Bule.



Simak Video "Duh! Indonesia Didenda Rp 643 Juta Akibat Rusuh Lawan Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com