sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 28 Feb 2020 18:01 WIB

Robert Alberts: Suporter di Indonesia Mesti Berubah

Yudha Maulana - detikSport
Bobotoh di stadion bandung Gelora Lautan Api menjelang laga persib vs PS Tira, Senin (26/3/2018). Persib Bandung ingin bobotoh berubah. (Foto: detikcom/Wisma Putra)
Bandung -

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, ingin ada perubahan para suporter utamanya Bobotoh. Dia ingin ada keceriaan di stadion tempat tim berlaga.

Kericuhan oknum suporter mewarnai laga semifinal Piala Gubernur Jatim yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Arema FC di Blitar, 18 Februari lalu. Massa yang mengamuk karena keinginannya tak terakomodir, membakar sejumlah kendaraan bermotor.

Laga-laga Persib juga sempat kena imbas. Di musim lalu, mereka pernah didenda Rp 150 juta karena Bobotoh melakukan aksi pelemparan boto dan penyalaan flare di pertandingan dengan Arema FC.

Kendati demikian, Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts melihat suporter di Indonesia sudah membaik. Ia berharap, semua pendukung tim menyadari, sepakbola hanyalah ajang mencari kesenangan.

"Saya lihat ada perbaikan dari suporter, bisa dilihat suporter bisa datang berbondong-bondong dan mereka paham bahwa sepakbola adalah soal kesenangan dan kebahagiaan dalam mendukung tim," ujar Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat
(28/2).

"Kalian (suporter) tidak bisa melukai orang lain, karena ketika datang ke pertandingan sepakbola, tujuannya adalah melihat 22 pemain yang bermain. Kalau hanya melihat 11 pemain, itu bukan pertandingan dari saya lihat semakin ada perkembangan dari suporter," katanya.

Juru taktik asal Belanda itu pun bercerita, sejak masa awal ia melatih di Indonesia, ia nyaris mengalami luka serius di bagian kepalanya akibat ulah oknum suporter. Ia nyaris tertimpa botol bir yang dilempar dari kursi penonton.

"Mungkin kalau kena, sekarang saya sudah mati," ucapnya.

Ia pun berharap banyak kepada bobotoh yang dinilainya cukup fantastis dalam mendukung Persib, untuk bisa tertib di Shopee Liga 1 2020.

"Saya pikir Bobotoh, seperti yang pernah saya katakan berdasar pengalaman datang ke Bandung, bagi saya adalah suporter yang terbaik di negara ini. Tapi meski begitu kami masih harus tetap memberi edukasi mengenai apa yang salah dan apa yang benar," katanya.

"Jika saya pendukung Persib, saya tidak ingin klub ini harus membayar denda tiap pekan karena flare, smoke bomb dan petasan karena itu tidak diperbolehkan. Bukan membiarkan klub membayar denda begitu banyak. Karena uang itu bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas latihan, maupun membeli pemain baru yang lebih bagus. Jadi suporter harus bisa lebih diedukasi," katanya.

Robert Alberts: Suporter di Indonesia Mesti Berubah


Simak Video "Tekuk PS Tira, Persib Juara Liga 1 Putri 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com