sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 13 Mar 2020 07:00 WIB

Jelang Derby Kalimantan, Mitra Kukar Pantang Lengah di Laga Perdana

Suriyatman - detikSport
Jafri Sastra Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra. (Foto: Randy Prasatya)
Kutai Kartanegara -

Mitra Kukar akan melakoni derby Kalimantan di pekan perdana Liga 2 2020, dengan melawan Martapura FC. Naga Mekes pantang lengah di laga tersebut.

Jika tak ada halangan, kick off Liga 2 2020 akan digelar pada Sabtu (14/3/2020). Di pekan pertama, Mitra Kukar langsung menjamu Martapura di Stadion Rondong Demang, Minggu (15/3).

Menuju laga itu, Mitra Kukar diminta pantang lengah. Selain itu, segala macam strategi juga disiapkan, termasuk mencari peruntungan gol lewat bola-bola mati.

"Kami tidak ingin lengah pada partai perdana, semua kemungkinan terus kami coba, termasuk menciptakan gol melalui bola mati, seperti yang kami lakukan saat ini," kata pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra, kepada detikSport, Kamis (12/03/2020).

Jafri menambahkan, melawan Martapura FC menjadi keuntungan baginya. Pelatih berusia 54 tahun itu menegaskan anak asuhnya sudah berlatih skema yang dipersiapkan dalam beberapa minggu terakhir.

"Mereka tim yang bagus dan memiliki karakter yang kuat. Saya sudah siapkan anak anak untuk bermain sesuai skema latihan yang sudah kami bentuk dalam beberapa Minggu ini. Anak anak sudah siap untuk menghadapi tim tamu," kata Jafri.

Disinggung materi pemain yang dimiliki, pelatih yang pernah membawa Mitra Kukar menjuarai Piala Jendral Sudirman 2015 itu cukup optimistis. Ia menilai materi pemainnya lebih baik ketimbang musim lalu.

"Saya senang dengan materi yang ada saat ini. Tim ini perpaduan pemain muda dan senior, yang memiliki kecepatan. Apalagi manajemen telah mendatangkan tiga pemain baru yang memiliki pengalaman mumpuni karena pernah bermain di Liga 1, yang nantinya digunakan untuk mengisi pos barisan belakang," kata Jafri.

"Sama dengan yang lain, mereka harus berkerja keras untuk mengisi posisi inti. Karena yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa masuk dalam skema permainan tim, dan itu butuh kerja keras bagi mereka, karena mereka datang belakangan," tutup Jafri Sastra.



Simak Video "Tusuk Wasit, Okto Maniani Dihukum 6 Bulan oleh PSSI"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com