sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 03 Apr 2020 17:10 WIB

Liga 1 Rehat, Persita Cuma Bayar 10 Persen Gaji Pemain dan Ofisial

Muhammad Robbani - detikSport
Persita, Persita Tangerang Persita Tangerang cuma membayar 10 persen gaji pemainnya dalam 3 bulan jeda kompetisi. (Foto: Dok. Persita Media)
Jakarta -

Persita Tangerang sudah memutuskan kewajiban membayar gaji di tengah vakumnya Shopee Liga 1 2020. Pendekar Cisadane menggaji pemainnya sebesar 10 persen saja.

Nilai gaji itu bakal berlaku selama tiga bulan pada April, Mei, dan Juni. Alasannya, tak ada kompetisi dalam rentang waktu tersebut.

Langkah ini dipilih sekaligus untuk menjalankan instruksi dari PSSI dalam keputusan force majeure Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020. Yang salah satunya tentang revisi gaji pemain dan ofisial menjadi maksimal 25 persen saja.

"Kami sudah mengupayakan segala kemungkinan yang terbaik untuk pemain, pelatih, dan ofisial sebelum keputusan ini diambil," kata Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara, dalam rilis resmi klub.

Keputusan menggaji 10 persen pemain dan ofisial diambil karena mereka sudah membayar penuh gaji untuk Bulan Maret. Dengan pertimbangan itu, manajemen memutuskan untuk menetapkan angka 10 persen saja untuk tiga bulan selanjutnya.

Klaim Nyoman, klub sudah bisa menggaji maksimal 25 persen pemain dan ofisial mulai Maret. Pada kenyataannya mereka tetap menggaji penuh bulan lalu.

"Kami juga sudah membayarkan gaji bulan Maret secara penuh meski arahan PSSI bahwa klub bisa mmabayar gaji tim maksimal 25 persen sejak Maret," ujarnya menambahkan.

"Kami mau tidak mau harus menyesuaikan untuk bisa menjamin operasional tim ke depannya. Jadi ini sudah kami perhitungkan secara matang," tuturnya.



Simak Video "PSS Sleman Latihan di Jakarta Seraya Cari Suasana Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com