sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 29 Apr 2020 16:25 WIB

Penyesalan Bagas Adi Nugroho di Sepakbola

Randy Prasatya - detikSport
Bagas Adi Nugroho Bagas Adi Nugroho saat Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 2019. (Foto: Twitter @bagasadingrh)
Jakarta -

Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho, menceritakan penyesalannya di sepakbola. Bagas menyesal saat diganjar kartu merah di Timnas Indonesia.

Indonesia berhasil menjadi juara di Piala AFF U-22 di Kamboja. Hasil manis itu didapat usai mengalahkan Thailand 2-1 di final.

Skuat Garuda mudah ketika itu sempat tertinggal lebih dulu di menit ke-57. Thailand merobek gawang Indonesia lewat Saringkan Promsupa. Indonesia lantas membalas dua gol, yang masing-masing dicetak oleh Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay.

Ancaman didapat Indonesia di menit akhir. Bagas diganjar kartu merah dan Indonesia pada saat itu terus dibombardir. Beruntung, gawang Indonesia tak kebobolan sampai peluit akhir dibunyikan.

"Saya merasa kaget terus menyesal. Saya ada di dalam pintu masuk lapangan sama Coach Nur (pelatih fisik) dan Bang Ali (Kitman). Yang bikin paling nyesel lagi saya tidak boleh keluar sampai penyerahan medali," kata Bagas Adi dalam tanya-jawab di akun resmi PSSI.

Bagas sendiri sebelumnya sempat meminta maaf karena kartu merahnya itu. Dia sadar kartu merah tersebut sempat membuat timnas dan suporter khawatir dikejar Thailand.

"Saya juga sangat meminta maaf atas kejadian (kartu merah), soalnya saya terlalu bersemangat. Insya Allah ke depannya saya akan lebih baik lagi. Pasti sempat khawatir. Apalagi pada menit-menit akhir saya tidak langsung masuk ke dalam ruang ganti, saya tunggu di pinggir lapangan tonton sampai selesai," papar Bagas Adi saat itu.



Simak Video "Timnas U-19 Bantai Makedonia Utara 4-1"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com