sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 03 Jun 2020 23:18 WIB

PSSI Berencana Lanjutkan Liga 1, Persija Ajukan Tiga Syarat Wajib

Muhammad Robbani - detikSport
Persija Jakarta Persija Jakarta tuntut tiga syarat sebelum Shopee Liga 1 2020 dilanjutkan. (Foto: detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta -

Persija Jakarta menyampaikan tiga syarat atas rencana PSSI melanjutkan Shopee Liga 1 2020. Macan Kemayoran siap ikut jika keinginannya dipenuhi.

Hal pertama dari syarat itu adalah pandemi virus di Indonesia sudah mereda dengan bukti kurva penyebaran yang sudah melandai. Kedua meminta kenaikan subsidi. Sementara yang ketiga adalah negosiasi ulang dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait masalah gaji pemain.

"Syarat pertama, harus dipastikan Pandemi COVID-19 sudah melandai, oleh karena itu sebaiknya kick-off digelar bulan Oktober dan berpusat di Jawa," kata Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, dikutip dari laman resmi Klub.

"Jawa menjadi opsi karena dapat menggunakan transportasi darat dan agar mengurangi resiko penyebaran COVID-19 dibanding menggunakan pesawat. Tentunya hal ini diimbangi dengan protokol kesehatan yang baik," ujarnya menambahkan.

"Kami juga meminta subsidi dinaikkan karena praktis sudah tidak ada pendapatan dari sponsor dan tiket. Pemerintah juga harus berperan untuk dapat memberi keringanan biaya stadion, pajak dan biaya pertandingan lainnya," ujarnya lagi.

Khusus syarat pertama, itu memang sudah menjadi opsi yang disampaikan PSSI dalam pertemuannya dengan klub Shopee Liga 1, Liga 2, APPI, dan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI).

Soal subsidi, klub-klub Liga 1 saat ini mendapat pembagian hak komersial sebesar Rp 5,2 miliar, khusus untuk Persiraja Banda Aceh dan Persipura Jayapura Rp 5,7 miliar. Subsidi itu dicairkan PT Liga Indonesia sebanyak 10 kali/termin atau sesuai kalender kompetisi.

PSSI juga sudah menyampaikan opsi kenaikan nilai subsidi. Klub Liga 1 dijanjikan Rp 800 juta, sementara Liga 2 Rp 200 juta per termin.

Persija juga tak ingin di kemudian hari mendapat gugatan dari APPI terkait masalah nilai kontrak. Sebelumnya PSSI mendapat kritikan keras atas keputusan sepihak yang mempersilahkan klub menggaji pemainnya maksimal 25 persen saat kompetisi rehat.

"PSSI harus dapat memastikan bahwa harus ada renegosiasi dengan pihak APPI. Jika tidak, maka itu akan menyisakan masalah baru dalam kaitannya dengan gaji pemain dan ofisial," tutur Ferry.



Simak Video "Bermain Tanpa Penonton, Persija Vs Bhayangkara Imbang 2-2"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com