sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 18 Jun 2020 20:05 WIB

Shin Tae-yong Mau Gelar Latihan Timnas di Korea, PSSI Menolak

Muhammad Robbani - detikSport
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong Shin Tae-yong Mau Gelar Latihan Timnas di Korea, PSSI Menolak (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Shin Tae-yong ingin menggelar pemusatan latihan timnas Indonesia di Korea Selatan. PSSI tampaknya menolak.

PSSI tampaknya enggan memenuhi keinginan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang ingin gelar pemusatan latihan di Korea Selatan. Latihan di Indonesia tetap opsi yang akan dipilih PSSI.

Shin Tae-yong menyatakan keengganannya datang ke Indonesia untuk segera memimpin pemusatan latihan. Ia khawatir dengan besarnya angka penyebaran COVID-19 yang sedang tinggi-tingginya akhir-akhir ini.

Sebagai gantinya, ia menawarkan opsi agar Timnas Indonesia datang ke Korea. Alasannya kondisi di Negeri Ginseng sudah lebih baik terkait penyebaran virus corona.

"Prinsipnya begini, kami sebagai pemberi kerja, PSSI ini bohirnya. Jadi, sebenarnya sebagai profesional termasuk dia, Shin Tae-yong, harus mengikuti arahan dari pemberi kerja," kata Ketua Satuan Tugas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman di Kantor PSSI, Kamis (18/6/2020).

"Yakni dengan memberikan pelayanan berupa kecakapan teknis dalam melatih. Kalau penentuan waktu, metode, dan tempat (latihan) itu ranahnya PSSI," ujarnya menambahkan.

PSSI Tolak Ide Shin Tae-yongJumpa pers PSSI (Muhammad Robbani/detikSport)



Ditambahkan Syarif Bastaman, PSSI sudah tak punya pilihan lagi selain menggelar latihan di Jakarta. Apalagi sudah banyak agenda timnas berbagai kelompok usia yang sudah menunggu.

Mulai dari sisa Kualifikasi Piala Dunia zona Asia 2022, Piala Asia U-19, Piala Asia U-16, Piala AFF 2020, hingga Piala Dunia U-20 2021. Ajang terdekat adalah Piala Asia U-19 yang akan digelar pada 14-31 Oktober mendatang.

"Mengapa PSSI ngotot latihan untuk diadakan di Jakarta dan secepat-cepatnya Bulan Juli? karena kami harus menjaga protokol COVID-19 terjaga," tutur Syarif.

"Karena kami tidak mau main-main terutama event tahun depan itu pertaruhan bangsa dan negara yang ada di PSSI jadi ini bukan bisnis seperti biasa, yang penting penuhi kontrak dibayar," ucapnya.

"Kami tidak begitu. Jadi sebenarnya pelatih siapa pun dia harus punya sense of urgency, harus lebih tinggi dari pemberi kerja malah," katanya lagi.



Salah satu langkah yang ditempuh PSSI untuk menyambut banyaknya ajang adalah membentuk Satgas Timnas Indonesia. Kebijakan-kebijakan pun dibuat yang salah satunya meminta Shin Tae-yong segera datang ke Indonesia selambat-lambatnya pada Juli.

"Dibentuknya satuan tugas ini untuk menangani Timnas senior, U-23, U-20 yang menjadi tuan rumah. Event itu menjadi momen baik buat negara kita," kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.

"Negara lain yang menjadi tuan rumah itu jadi ajang momentum kebangkitan sepakbola seperti Korea dan Jepang. Semoga itu juga menjadi momentum sepak bola kita," ucapnya.



Simak Video "PSSI Ancam Pecat Shin Tae-yong, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com