sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 09 Sep 2020 14:52 WIB

FIFA Kok Tak Kunjung Datang Lihat Persiapan Piala Dunia U-20?

Muhammad Robbani - detikSport
ZURICH, SWITZERLAND - DECEMBER 03: An illuminated FIFA logo sits on a sign at the FIFA headquarters on December 3, 2015 in Zurich, Switzerland. (Photo by Philipp Schmidli/Getty Images) FIFA Kok Tak Kunjung Datang Lihat Persiapan Piala Dunia U-20? (Philipp Schmidli/Getty Images)
Jakarta -

FIFA tak kunjung datang ke Indonesia untuk mengecek persiapan Piala Dunia U-20 2021. Padahal ajang ini akan dimulai kurang dari setahun lagi pada Mei tahun depan.

Kedatangan FIFA penting buat persiapan Indonesia. Kabarnya FIFA juga akan menetapkan enam venue resmi pilihan mereka saat melakukan kunjungan. Sejauh ini sudah enam venue yang telah dipilih, namun baru sebatas pilihan PSSI dan Pemerintah (Kemenpora).

Adapun enam venue yang sudah ditetapkan PSSI dan Pemerintah adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno, Gelora Sriwijaya, Si Jalak Harupat, Manahan, Bung Tomo, dan Kapten I Wayan Dipta.

"(FIFA) Datang ke sini September. Tetapi sampai saat ini belum ada kepastian. Yang pasti, kapan mereka datang nanti pasti akan kami umumkan kalau sudah ada kepastian," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kepada wartawan.

Bisa saja enam venue pilihan FIFA nantinya akan berbeda dengan keinginan PSSI dan Pemerintah Indonesia. Totalnya, ada 11 venue yang sempat menjadi kandidat sebelum akhirnya dikerucutkan menjadi enam saja.

Ketidakpastian kedatangan pemerintah diperparah dengan belum terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) dan Keputusan Presiden (Keppres). Inpres dan Keppres sangat dinantikan agar persiapan Piala Dunia U-20 bisa segera dimulai.

Inpres akan menjadi acuan pemerintah untuk segera memulai persiapan Piala Dunia di sektor pembangunan/pengerjaan renovasi venue. Inpres juga bisa menjadi penentu berapa biaya (APBD) yang akan dikucurkan pemerintah untuk Piala Dunia U-20. Sementara Keppres berfungsi sebagai petunjuk pembentukkan struktur organisasi panitia Piala Dunia U-20 (INAFOC).

Menpora Zainudin Amali serta Sesmenpora Gatot S Dewa Broto berkali-kali menyatakan bahwa Inpres dan Inpres bakal rampung sejak 1 Juli lalu. Kenyataannya, hingga saat ini hal itu belum rampung juga.

Dampak belum terbitnya Keppres adalah belum dimulainya pengerjaan renovasi Stadion Gelora Sriwijaya, Si Jalak Harupat, Manahan, dan Kapten I Wayan Dipta. Sementara Gelora Sriwijaya dan Bung Tomo sudah lebih dulu memulai pekerjaannya karena pemerintah daerahnya bersedia mengeluarkan biaya sendiri tanpa bantuan negara.

Sementara itu, dampak belum terbitnya Keppres adalah belum rampungnya struktur kepanitiaan INAFOC. Baru Menpora Zainudin Amali dan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto saja yang sejauh ini ditunjuk menjadi pasangan Ketua dan Wakil Ketua INAFOC.



Simak Video "Target PSSI di Piala Dunia U-20: Syukur-syukur 8 Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com