Shopee Liga 1 2020: PSS Sleman Belum Uji Coba, Ini Alasannya

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Selasa, 15 Sep 2020 14:23 WIB
Aksi protes suporter mewarnai latihan perdana PSS Sleman sore tadi. Mereka menuntut manajemen Elang Jawa untuk merekrut Seto Nurdiantoro.
PSS Sleman belum uji coba menjelang Shopee Liga 1 2020, ini alasannya. (Foto: detikcom/Jauh Hari)
Sleman -

PSS Sleman belum menggelar uji coba menatap Shopee Liga 1 2020. Pihak manajemen Super Elang Jawa pun mengungkap alasannya.

Sebagian besar klub Shopee Liga 1 telah mempersiapkan serangkaian agenda latihan, termasuk laga uji coba. Namun, PSS sejauh ini belum berencana menggelar laga uji coba seperti yang dilakukan kontestan Shopee Liga 1 2020 lainnya.

Tim lain seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Tira Persikabo pun sudah melakoni laga persahabatan. Akan tetapi, manajemen tim berjuluk Super Elang Jawa itu justru punya pandangan lain soal laga uji coba.

Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo mengatakan pihaknya tidak mau mengambil risiko jika harus mengadakan laga uji coba. Pasalnya, tren kasus COVID-19 di Sleman urung menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

"Soal uji coba masih kami pikirkan dan pertimbangan. Jika uji coba itu lebih berisiko maka apakah tetap harus digelar," kata Marco, kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Kemungkinan tidak menggelar uji coba, menjadi satu opsi terbaik yang bisa diambil manajemen PSS. Sebab, menurut eks CEO Badak Lampung itu, ketika uji coba pemain maupun pelatih harus dilakukan swab.

"Maksudnya ketika beruji coba maka tidak mungkinkan tidak ada swab test dahulu. Maka akhirnya harus di swab juga," jelasnya.

"Nah, sekarang misalnya kami menanggung swab test tim lawan, dihitung per orang Rp 1,5 juta. Padahal satu tim biasanya ada 30 orang, sudah habis berapa saja itu. Belum lagi sewa lapangannya juga," tambahnya.

Marco menegaskan jika pada dasarnya dia tidak melihat biaya yang harus dikeluarkan saat melakoni laga uji coba jelang Shopee Liga 1 2020 lanjut. Dia justru melihat faktor keamanan dan seberapa besar risiko yang bisa timbul saat uji coba.

"Sebenarnya yang saya lihat bukan pada nilai uang yang habis, tapi lebih pada resiko yang ditimbulkan," tegasnya.

Kendati demikian, peluang melakoni laga uji coba masih tetap terbuka. Catatannya, tim lawan harus melakukan swab secara mandiri.

Namun, jika laga persahabatan urung terlaksana sebagai salah satu persiapan menyambut berlanjutnya Shopee Liga 1 2020, Marco menyerahkan segala hal kepada pelatih PSS Dejan Antonic.

"Kami kira tim pelatih sudah punya kalkulasi sendiri mengenai persiapan timnya. Jadi kembali lagi ke tim pelatih," kata Marco lagi.

(cas/aff)