sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 23 Sep 2020 19:20 WIB

Sleman Gelar Shopee Liga 1, Dinkes Beri Rekomendasi Ini

Jauh Hari Wawan S - detikSport
Logo Shopee Liga 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman merekomendasikan hal ini untuk lanjutan gelaran Shopee Liga 1 2020. Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Sleman -

Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, menjadi venue bergulirnya Shopee Liga 1 2020. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman memberi rekomendasi hal ini.

Kasus COVID-19 di Sleman belum mereda. Bahkan data terakhir hari ini ada penambahan sebanyak 47 kasus konfirmasi positif sehingga jumlah kasus di Sleman mencapai 997 kasus.

Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, Apalagi Sleman digunakan sebagai kandang 4 tim kontestan Shopee Liga 1 2020. Maka dari itu, Dinas Kesehatan Sleman memberikan rekomendasi untuk panitia penyelenggara (panpel) pertandingan.

Seperti diketahui, stadion kebanggaan warga Sleman ini menjadi kandang PSS Sleman, Borneo FC, Barito Putera dan Persiraja Banda Aceh.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo menyebut untuk lanjutan kompetisi yang dimulai pada 1 Oktober mendatang pihak panpel dan dinas sudah berkoordinasi.

"Sebenarnya sudah ada surat dari panpel. Kami dari Dinkes ya rekomendasinya tetap tanpa penonton, panitianya harus menerapkan protokol kesehatan, menyediakan thermo gun, tempat cuci tangan, masker," kata Joko saat ditemui di Sleman, Rabu (23/9/2020).

Kendati demikian, dia meminta jaminan untuk pengawasan saat pertandingan Shopee Liga 1. Pasalnya sudah 6 bulan liga berhenti sehingga publik rindu dengan aura pertandingan. Bukan tidak mungkin pertandingan di Maguwoharjo bisa menimbulkan kerumunan.

"Semua itu (rekomendasi) sudah kita sampaikan. Cuma pengawasannya itu yang penting. Supaya walaupun tanpa penonton tetap tidak menimbulkan kerumunan," pintanya.

Mantan direktur RSUD Sleman itu meminta agar sebelum bertanding dipastikan tidak ada yang terpapar COVID-19. Proses disinfeksi harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh area stadion sebelum dan sesudah pertandingan.

"Sebelum pertandingan harus ada uji swab, kalau ada yang positif tidak boleh main yang jelas harus dilakukan disinfeksi secara menyeluruh," tegasnya.

Sejauh ini, dari empat tim yang berkandang di Maguwoharjo, baru PSS Sleman yang berkoordinasi dengan dinas.

"Sementara ini dari empat tim baru PSS yang berkoordinasi dengan kami, untuk yang tiga tim belum ada dan kami masih menunggu," tutupnya.

Lanjutan Shopee Liga 1 2020 rencananya dimulai pada 1 Oktober . Pada laga perdana usai liga disetop akan mempertemukan PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya. Sejauh ini, Super Elang Jawa masih belum bisa mengemas poin penuh pada tiga laga awal sebelum liga dihentikan karena pandemi Corona.

(cas/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com