sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 28 Sep 2020 21:03 WIB

Tim Liga 3 Gelar Seleksi Saat Mojokerto Zona Merah COVID-19

Enggran Eko Budianto - detikSport
Seleksi Persem Mojokerto menyambut Liga 3 di daerah zona merah COVID-19. Persem Mojokerto menggelar seleksi menatap Liga 3 di zona merah COVID-19. (Foto: detikcom/Enggran Eko Budianto)
Jakarta -

Tim Liga 3, Persem Mojokerto, menggelar seleksi saat daerah asalnya zona merah COVID-19. Sedikitnya sudah ada 32 pemain mengikuti seleksi ini terbuka ini.

Meski belum ada kepastian kapan Liga 3 Indonesia akan bergulir, Persem menggelar seleksi pemain di Kota Mojokerto. Seleksi pemain Persem digelar di lapangan Panggreman, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Para peserta seleksi itu datang dari berbagai klub sepakbola lokal di Mojokerto, Jombang, Surabaya, Tuban dan Nganjuk. Tak tanggung-tanggung, tim kebanggaan warga Kota Mojokerto ini mendatangkan mantan pemain Persik Kediri, Harianto sebagai penilai.

"Ini seleksi terbuka, kami ingin mencari skuad terbaik untuk Persem. Kami mendatangkan tim penilai Harianto, mantan pemain Persik agar mendapatkan pemain yang berkualitas," kata Ketua Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Mojokerto Joko Rustrianto kepada wartawan di lokasi, Senin (28/9/2020).

Joko mengakui sampai saat ini belum ada kepastian kapan Liga 3 akan digelar. Namun, pihaknya tetap menggelar seleksi pemain Persem Mojokerto untuk persiapan menghadapi kompetisi tersebut.

"Belum ada kabar. Kami hanya persiapan supaya pada hari H kami sudah siap," terangnya.

Ia menjelaskan, seleksi terbuka pemain untuk Tim Persem digelar secara bertahap. Pihaknya akan memilih 25 pemain terbaik untuk mengisi skuad tim sepakbola berjuluk Laskar Damarwulan ini.

"Harapan kami Liga 3 memberi efek domino, mendarahkan sepakbola di Kota Mojokerto, untuk pembinaan pemain-pemain usia dini supaya lebih bergairah lagi," jelasnya.

Persem nekat menggelar seleksi pemain di tengah kondisi Kota Mojokerto yang kembali menjadi zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran COVID-19. Saat ini tercatat 505 pasien positif Corona di kota ini. Terdiri dari 402 pasien sembuh, 34 pasien meninggal dunia, serta 69 pasien dalam perawatan.

Dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Joko mengaku telah menerapkan protokol kesehatan dalam proses seleksi pemain. "Kami tetap mengikuti protokol COVID-19. Pemain datang ada pengukuran suhu badan, harus mencuci tangan dan seterusnya," kata dia.

(cas/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com