sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 15 Okt 2020 15:25 WIB

Shopee Liga 1 Belum Juga Lanjut, Persib Buat Menu Latihan Baru

Yudha Maulana - detikSport
Robert Rene Alberts Liga Tak Jelas Kapan Dimulai, Persib Buat Menu Latihan Baru (Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memprediksi Shopee Liga 1 2020 akan dimulai lagi pada Januari mendatang. Oleh karena itu, ia memasukkan menu latihan yang baru bagi Maung Bandung agar tak jenuh.

Sebelumnya, keinginan PSSI untuk melanjutkan liga pada November nanti bertepuk sebelah tangan, sebab pihak kepolisian tak memberikan izin keramaian. Kepolisian tetap tidak memberikan izin keramaian untuk event yang berpotensi mengundang kerumunan, selain itu Polri juga mengutamakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada akhir tahun ini.

Melihat belum ada lampu hijau dari otoritas keamanan, Robert pun harus memutar otak agar para pemainnya tak jenuh. Sambil menunggu keputusan lanjutan, Persib untuk sementara akan memasukkan menu latihan di gym, sebagai bentuk variasi.

"Sejak kita mendapatkan informasi liga ditunda lagi, kita akan berlatih secara spesifik di gym. Latihan individu sampai kita tahu liga kapan dimulai, yang kelihatannya akan digelar Januari. November tidak izin dari kepolisian, jadi sepertinya Januari, tapi kita tetap melanjutkan latihan," ujar Robert Rene Alberts dalam konferensi virtual, Kamis (15/10/2020).

Robert akui, untuk melaksanakan menu latihan baru itu tak mudah. Sebab, diperlukan tempat yang memadai untuk berlatih bersama di dalam ruangan semi tertutup.

"Tidak mudah menemukan tempat di mana kita bisa bersama dalam satu kelompok, karena di sisi lainnya kita harus berhati-hati dengan COVID-19, jadi kita harus mencari tempat yang bagus, privat dan orang lain tidak bisa masuk," katanya.

"Semua tempat harus disterilisasi untuk kebaikan bersama, agar kita aman, bagi pemain dan saya senang pemilik tempat latihan mendukung kita dengan baik, kita bisa latihan di sini seminggu sekali. Intinya kita harus bersiap menghadapi kompetisi yang mungkin bergulir Januari," katanya.

Menurutnya, situasi penuh harap-harap cemas ini sedikit banyaknya membuat mental pemainnya jatuh. Walau begitu, ia tak mau terlalu mendramatisaasi keadaan. Toh, pandemi ini tak pernah dirasakan sebelumnya.

"Pemain mencurahkan emosinya, banyak persiapan yang dilakukan untuk menjadi yang terbaik setiap waktu. Saat kamu siap untuk sesuatu kemudian dibatalkan, itu bisa menjadi langkah yang berat bagi kami," katanya.

(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com