sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 15 Nov 2020 17:30 WIB

Spanyol Juga Dibidik buat Lokasi TC Timnas Indonesia U-19

Muhammad Robbani - detikSport
Timnas U-19, Timnas Indonesia U-19, dalam laga uji coba di Kroasia ketika menghadapi Makedonia Utara, Minggu (11/10/2020). Timnas U-19 dalam sebuah laga uji coba di Kroasia. (Foto: Dok. PSSI)
Jakarta -

Timnas Indonesia U-19 masih mencari lokasi pemusatan latihan (TC) berikutnya. Setelah Belanda dan Korea Selatan, kini ada pula Spanyol yang masuk jadi bidikan sebagai lokasi TC Timnas U-19.

PSSI ingin mengirim Timnas U-19 ke Eropa dengan Belanda menjadi kandidatnya. Salah satu pertimbangannya, tim pelatih Timnas U-19 bisa memantau dan memanggil langsung para pemain keturunan Indonesia yang bermukim di Belanda.

Sementara Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong juga berharap timnya berlatih di Korea. Keinginan itu masuk akal karena ia punya banyak koneksi di sana yang bisa menguntungkan program latihan Timnas U-19 jika memilih Korea.

PSSI sebenarnya membuka kemungkinan untuk memenuhi keinginan Shin Tae-yong terkait TC Timnas Indonesia U-19 di Korea. Tapi mereka keberatan dengan aturan karantina 14 hari di Negeri Ginseng.

Sejauh ini belum ada kepastian apakah dua negara tersebut bisa menerima Timnas U-19. Dalam kondisi tersebut, kini muncul Spanyol menjadi kandidat baru.

"Ini kami menunggu siapa federasinya yang menyambut kami (Belanda/Korea). Saat ini juga Spanyol dalam proses," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi kepada detikSport.

"Kalau jalan ke Spanyol, mungkin kami akan ke salah satu provinsinya, di Catalan, Barcelona. Kami sudah mendapat sambutan. Hanya tinggal bersurat ke federasinya lagi (RFEF)," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya beredar kabar PSSI telah memastikan memilih Korea. PSSI membantah kabar tersebut karena belum ada kepastian dari Federasi Sepakbola Korea (KFA).

Korea hanya akan dipilih PSSI jika kandidat negara lainnya tak bisa dituju Timnas Indonesia U-19. Untuk sementara, Spanyol yang kini menjadi favorit.

"Korea opsi terakhir. Bila itu menjadi opsi yang tidak bisa ditolak, maka kami terima karantina dua minggu di Korsel. Dua-duanya (Korea-Belanda) belum, kalau sudah pasti itu ketika tiket sudah kami beli," ucap Yunus Nusi.

"Dalam masa pandemi seperti ini tidak bisa kami pastikan semuanya. Karena ada aturan karantina 2 minggu. Kami juga masih menunggu Spanyol, tidak ada karantina di sana," tuturnya soal rencana lokasi TC Timnas U-19.

(krs/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com