Persekabpas Tundukkan PSIS 1-0
Rabu, 25 Jan 2006 18:01 WIB
Semarang - Di luar dugaan PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Persekabpas Pasuruan dalam laga di Jatidiri Semarang Rabu (25/1/2006) sore. Tim asuhan Sutan Harhara ini kalah 0-1 dari tamunya itu.Praktis hasil tersebut mencoreng catatan kemenangan 100 persen yang dicetak PSIS dalam tiga pertandingan terakhirnya. Poin sembilan pun tetap dikantongi tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut dari empat kali laga yang telah dilakoni.Sementara bagi Persekabpas, kemenangan tersebut terhitung sebagai hadiah yang melimpah. Pasalnya tim asuhan Subangkit ini tidak diunggulkan. Poin delapan pun dikoleksi Persekabpas hingga laga keempat mereka di musim ini.Laga yang dilangsungkan di hadapan ribuan pendukung PSIS ini terbilang dingin. Tim tuan rumah gagal menunjukkan permainan terbaiknya sehingga Persekabpas dengan mudah mempertahankan keunggulan mereka yang mereka raih sejak menit keenam.Adalah Ullian Souza sebagai pencetak satu-satunya gol di pertandingan tersebut. Gelandang serang Persekabpas ini sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang I Komang Putra dengan tendangannya.Tertinggal satu bola membuat kubu PSIS berusaha bangkit mengejar ketertinggalan. Sayangnya buruknya permainan serta komunikasi antar lini menggagalkan ambisi PSIS untuk membalas ketertinggalan di babak pertama.Setelah turun minum, PSIS merubah strateginya dengan lebih banyak melakukan tekanan. Untuk mendukung usaha tersebut pelatih Sutan Harhara memasukkan Imral Usman untuk mendukung Emmanuel De Porras dan Indriyanto Nugroho yang terlebih dahulu masuk menggantikan Khusnul Yakin di babak pertama. Namun usaha tersebut gagal membuahkan hasil positif.De Porras, Imral Usman maupun Indriyanto selalu gagal memaksimalkan kesempatan yang terbuka di depan gawang Ahmad Nurrosadi. Dukungan bek sayap seperti M Ridwan maupun Harry Salisbury juga tidak terlalu membahayakan gawang Persekabpas.Peluang terbuka De Porras di menit 82 misalnya. Penyerang asal Argentina ini gagal memanfaatkan umpan Imral Usman meskipun ia tinggal berhadap-hadapan dengan kiper Nurrosadi dan hanya 2 meter berada di depan gawang. Sontekan bolanya hanya menyamping di samping kanan gawang Persekabpas.Kondisi yang tidak menguntungkan tersebut berlanjut hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. PSIS pun tertunduk sementara Persekabpas bisa kembali ke Pasuruan dengan tersenyum bahagia. (ian/)










































