sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 26 Nov 2020 15:30 WIB

Sosialisasi Piala Dunia U-20 2021 Akan Ikut Dibantu HIPMI

Mercy Raya - detikSport
Penandatanganan MoU Kemenpora dengan HIPMI, Kamis (26/11/2020). Foto: Dok. Kemenpora
Jakarta -

Untuk Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia tahun depan, sosialiasinya akan ikut dibantu Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Hal itu berkaitan dengan kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan HIPMI. Kedua belah pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Kemenpora, Senayan, hari Kamis (26/11/2020).

Hadir dalam kegiatan itu Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto dan jajaran. Sedangkan HIPMI diwakili Bagas Adhadirga (Sekjen) dan Ketua Bidang Pendidikan, Riset, Sosial dan Pemuda Olahraga BPP HIPMI, Harmen Saputra.

"Kami sadar HIPMI memiliki sejarah panjang, banyak alumninya juga yang sekarang menjadi tokoh dan sukses, jadi sayang jika tidak dimanfaatkan dalam pengembangan industri olahraga. Apalagi mereka punya jaringan luas di dalam dan luar negeri, termasuk bidang kepemudaannya," kata Gatot usai acara kerja sama tersebut.

Gatot menjelaskan, nantinya HIPMI bisa turut aktif dalam berbagai bidang olahraga, baik itu pada segment eventnya, proses industrinya, maupun layer bisnisnya. Terlebih ke depan banyak agenda olahraga internasional yang diadakan di Indonesia.

Penandatanganan MoU Kemenpora dengan HIPMI, Kamis (26/11/2020).Penandatanganan MoU Kemenpora dengan HIPMI, Kamis (26/11/2020). Foto: Dok. Kemenpora

"Untuk jangka pendek kami akan duduk bareng lagi untuk bicara teknisnya di awal tahun depan. Seperti templatenya bakal bagaimana. Kami akan buat tim kecil juga, dan terbuka peluang adanya sponsor. Yang jelas mereka (HIPMI) mereka siap untuk direpotkan."

Hal serupa diungkapkan, Harmen Saputra. Menurutnya, MoU bersama Kemenpora ini bisa meningkatkan pelayanan kepemudaan dan keolahragaan khususnya untuk dunia usaha.

Seperti yang digaungkan Menpora Zainudin Amali di Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September lalu, Kemenpora akan mengedepankan sport science, sport tourism dan sport industri. Untuk bisa mewujudkannya, Harmen mengatakan butuh campur tangan dunia usaha dalam hal pengembangannya.

"Selain itu juga banyak event yang akan dilaksanakan Kemenpora di tiga tahun kerja sama dengan kami. Tentu harapannya ada sinergitas antara Kemenpora dengan HIPMI. Termasuk di dalamnya nanti ada event e-Sport seperti yang pernah diselenggarakan HIPMI belum lama," kata Hermen.

"Ada Piala Dunia U-20 2021, HIPMI juga siap buat 2032 dalam persiapan Indonesia menuju tuan rumah Olimpiade. Untuk Piala Dunia U-20, kami akan bantu sosialisasinya. Cuma kan semua kontrolnya dari FIFA, jadi tidak segampang itu dari dunia usaha bisa masuk," dia menjelaskan.

Sekjen HIPMI, Bagas Adhadirga, menambahkan bahwa akan ada penjabaran yang lebih dalam pada kontrak kerja sama yang akan berlangsung dalam tiga tahun ke depan tersebut.

Dalam program kerja bersama itu nantinya akan dipimpin langsung Staf Khusus Milenial Kemenpora, Alya Laksono. "Sebenarnya kami ada rencana mau buat HIPMI New Normal Run yang bekerja sama dengan Kemenpora. Hanya saja, protokol kesehatannya masih kami rumuskan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terlaksana," kata Bagas.

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com