Corona Itu Nyata, Bos Persija Mengaku Terpapar Dua Kali

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 28 Nov 2020 16:53 WIB
Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco, Ferry Paulus Presiden Klub Persija, Gede Widiade Direktur Utama Persija, Bambang Pamungkas Penyerang Persija, dan Kiper Persija Andritany Ardiansyah saat konferensi pers di Epicentrum, Jakarta, Selasa (14/3/2017). Klub Persija Jakarta membuat gebrakan dengan melakukan pergantian kepemilikan dari yang sebelumnya dikendalikan oleh Ferry Paulus kepada Gede Widiade menjelang bergulirnya kompetisi tertinggi di Indonesia yaitu Liga 1 yang bakal digulirkan 15 April.
Corona Itu Nyata, Bos Persija Mengaku Terpapar Dua Kali (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta -

Direktur Olahraga Persija Jakarta Ferry Paulus mengaku pernah dua kali terpapar COVID-19. Ia pun mengingatkan betapa bahayanya penyakit ini.

Pengakuan itu dilontarkan Ferry saat memberikan sambutan dalam perayaan ulang tahun Persija Jakarta yang ke-92, Sabtu (28/11/2020). Ferry tak merasakan apa-apa saat pertama kali tertular COVID-19.

Dampak COVID-19 baru ia rasakan pada saat kali kedua terpapar virus Corona. Sampai-sampai ia sampai harus dirawat di rumah sakit.

"Saya mau membuat pengakuan bahwa saya terkena COVID-19 sampai dua kali. Baru-baru ini saya dirawat di rumah sakit selama delapan hari," kata Ferry.

"Saat itu saya tidak mempublikasikan dan hanya sebagai saja yang mengetahui. Saya tidak ada masalah dan akhirnya menjadi sombong dan akhirnya ambruk dan mengalami gejala berat saat tertular untuk yang kedua kalinya," ujarnya.

Ia pun berpesan agar tak pernah meremehkan virus corona. Pengalamannya dua kali tertular dan sampai harus dirawat di rumah sakit menjadi bukti betapa berbahayanya penyakit ini.

Anggapan orang tak akan tertular untuk kali kedua pun ternyata cuma isapan jempol. Semua orang bisa tertular berkali-kali.

"Mudah-mudahan, refleksi dari pandemi Covid-19 ini bisa cepat berlalu hingga kita semua bisa menyaksikan tim kesayangan, Persija, bisa berkompetisi lagi," tutur pria yang sebelumnya pernah menjadi Presiden Persija itu.

"Semoga kita bisa bersorak-sorai menikmati pemain yang berlaga di lapangan. Bukan hanya pemain-pemain kita, tapi (klub lain) semua kesulitan," ucapnya.

(aff/rin)