sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 07 Jan 2021 15:15 WIB

Bhayangkara Solo FC Tak Resah Senasib dengan Persipura, Ini Alasannya

Mercy Raya - detikSport
Saddil Ramdani resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Bhayangkara FC, Sabtu (8/2/2020). Winger 21 tahun itu dikontrak selama satu tahun. Pengumunan bergabungnya Saddil dihadiri oleh Chief Operating Office (COO) Bhayangkara FC Sumardji, Bos Bhayangkara Solo FC, Sumardji, tak khawatir timnya akan bernasib seperti Persipura Jayapura. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Bhayangkara Solo FC tak khawatir akan bernasib seperti Persipura Jayapura. The Guardian mempunyai alasan kuat. Apa?

Bhayangkara FC menjadi salah satu kontestan Shopee Liga 1 yang beruntung di tengah sejumlah klub yang kesulitan finansial. Pasalnya, sponsornya sampai kini disebut-sebut masih komitmen membantu.

Sepakbola Indonesia masuk masa kritis. Bagaimana tidak, sejak diputuskan disetop pada Maret lalu, kepastian kompetisi sepakbola jalan nyaris tidak ada.

PSSI melalui operator Liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) sempat akan melanjutkan kembali kompetisi pada awal 1 Oktober lalu tapi urung terjadi. Sebab, kepolisian tak memberikan izinnnya.

Operator kembali mengulang jadwal dan merencanakan liga bisa berlangsung Februari mendatang. Tapi naga-naganya hal itu sulit terealisasi karena sampai kini kepolisian juga belum memberikan izinnya.

Semakin sulit karena pemerintah kembali memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah Jawa-Bali mulai 11-25 Januari mendatang. Di tengah ketidakpastian itu pun tak ayal banyak klub yang akhirnya terkena imbasnya.

Sponsor-sponsor mereka menarik diri karena ketiadaan kegiatan. Imbasnya, klub kelimpungan bayar gaji pemain dan terburuknya memilih untuk membubarkan tim.

Seperti yang dilakukan Persipura Jayapura. Mereka memutuskan membubarkan tim setelah sponsor utamanya, Bank Papua, memilih untuk menarik diri. Sebelum Mutiara Hitam, kontestan Liga 1 lainnya, Madura United, telah lebih dulu mengambil langkah yang sama.

Lantas bagaimana dengan Bhayangkara Solo FC? Chief Operating Officer (COO) Sumardji mengatakan tidak ada masalah yang signifikan pada klubnya.

"Kalau BSFC (Bhayangkara Solo FC) berjalan seperti biasa sponsor masih komitmen," kata Sumardji kepada detikSport, Kamis (7/1/2021).

"Iya (tidak ada masalah uang signifikan)," Kombes Pol ini menegaskan.

Walaupun begitu, ia tak ingin mencampuri urusan klub lain soal kebijakan yang diambil kepada timnya masing-masing. "No comment," katanya ketika ditanya soal beberapa klub yang memutuskan membubarkan tim.



Simak Video "Bhayangkara FC Kini Berubah Jadi Bhayangkara Solo FC"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com