sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 10 Jan 2021 18:45 WIB

Marko Simic Mau Bangun Akademi Dinamo Zagreb di Indonesia

Muhammad Robbani - detikSport
Persija Jakarta sukses melumat 757 kepri Jaya 8-2 dalam laga Piala Indonesia. Digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Simic juga cetak 5 gol. Marko Simic berniat mendirikan akademi Dinamo Zagreb di Indonesia. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Marko Simic bisa saja tetap di Indonesia setelah pensiun dari lapangan hijau. Terkini, ia sudah punya mimpi membangun akademi Dinamo Zagreb di Indonesia.

Wajar jika Simic merasa sangat kerasan bekerja dan tinggal di Indonesia. Bisa dibilang, kesuksesannya selama berkarier baru dirasakannya ketika merumput di Indonesia.

Untuk itu, Simic berencana untuk terus melanjutkan masa baktinya di Indonesia saat sudah gantung sepatu nanti. Hal itu diungkapkannya dalam perbincangan dengan media Serbia, RTS, baru-baru ini.

"Ketika pertama kali ke sana (Indonesia), saya merasakan dunia yang benar-benar berbeda. Bisa ada 5-10 ribu orang untuk menyaksikan latihan kami. Sementara pada pertandingan (resmi) pertama ada 30 ribu penonton," kata Simic dikutip dari RTS.

"Saya pikir takdir saya di sana. Saya pun berencana membangun akademi untuk anak-anak 8-10 tahun. Dinamo Zagreb sudah menghubungi saya bahwa mereka mau bekerja sama," ujar Simic lagi.

Simic langsung bersinar kala tampil pada ajang pramusim Piala Presiden 2018 yang merupakan panggung pertamanya di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, ia terpilih menjadi pemain terbaik sekaligus top scorer.

Di musim yang sama, ia mengantarkan Persija Jakarta juara Liga 1. Itu merupakan gelar domestik ke-11 Persija setelah menunggu selama 17 tahun lamanya.

Gelar yang sama gagal ia persembahkan ke Macan Kemayoran. Tapi ia tetap bersinar secara individual karena keluar sebagai top scorer Shopee Liga 1 2019 dengan torehan 28 gol.

"Saya sering cedera sehingga melewati tiga sampai empat kali momen terpenting dalam karier pesepakbola. Sehingga saya pada akhirnya mencari tantangan ke timur jauh (Asia)," tutur eks pemain binaan Dinamo Zagreb.

"Saya langsung mencetak 20 gol dalam dua bulan pertama (bersama Persija). Lalu saya menjadi top scorer kedua sepanjang masa klub. Saya mau mengakhiri karier saya di sana sehingga bisa tercatat dalam sejarah klub dan terkenang selamanya," ucap Simic.

(cas/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com