sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 11 Jan 2021 13:30 WIB

Bos PSS Sleman Nilai Rapat Exco Bahas Shopee Liga 1 Terlambat

Jauh Hari Wawan S - detikSport
Direktur PT PSS Marco Gracia Paulo Direktur PT PSS Sleman, Marco Paulo Garcia, mengungkap Exco PSSI terlambat menggelar rapat untuk menentukan nasib Shopee Liga 1. (Foto: PSS Sleman)
Sleman -

PSSI menjadwalkan akan menggelar rapat Komite Eksetutif (Exco) pada pertengahan bulan Januari ini. Direktur Utama PT PSS Sleman Marco Paulo Gracia dinilai sudah terlambat.

"Kalau menurut saya sudah terlambat karena harusnya gelar rapat Desember (2020), saat sudah kelihatan sepertinya izin (dari polisi) belum turun. Itu harusnya (langsung) rapat Exco, kalau perlu rapat darurat," keluh Marco dalam melalui keterangan video, Senin (11/1/2021).

Adapun rapat Exco PSSI ini digelar untuk menentukan nasib kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Untuk jadwal pastinya, PSSI masih menunggu laporan dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi, yang akan melakukan pertemuan dengan klub-klub peserta liga pada 22 Januari mendatang.

Pada awalnya, PSSI dan PT LIB menjadwalkan Liga 1 2020 restart Februari 2021. Namun sampai detik ini, belum ada tanda-tanda jika pihak kepolisian bakal mengeluarkan izin kelanjutan liga.

Mantan CEO Badak Lampung itu berharap jika PSSI dan PT LIB bisa mengambil keputusan yang tegas. Sebab, menurut Marco di tengah mengambangnya status kompetisi, banyak klub yang sudah habis-habisan untuk bertahan.

Kini, beberapa tim sudah membubarkan tim. Pesipura Jayapura menjadi salah salah satunya.

"Apa pun itu (keputusannya) yang penting ditegaskan dan dijalankan, supaya tidak menggantung. Seperti yang saya bilang, ini yang utama itu ketidakpastian, ini yang lebih bahaya. Lebih baik kalau selesai, selesai sekalian (Liga 1 2020-2021 dibatalkan). Kalau nggak, jalannya kapan?" tegasnya.

Sementara itu, salah satu penggawa Super Elang Jawa, Jefri Kurniawan, punya pandangan agar liga disudahi saja. Menurutnya, hal ini demi kebaikan semua pihak.

"Lebih baik setop untuk memutar kompetisi 2020, fokus ke Liga 2021 dengan persiapan lebih matang. Bukan cuma untuk kebaikan pemain, tapi juga untuk kebaikan klub, operator dan demi kemajuan sepak bola Indonesia. Apalagi event Piala Dunia U-20 di Indonesia juga ditunda," kata dia.



Simak Video "Shin Tae-yong Memohon Agar Liga Indonesia Kembali Bergulir"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com