TC Timnas U-19 di Spanyol, Pemain Ini Punya Peran Sampingan

Mercy Raya - Sepakbola
Senin, 11 Jan 2021 14:30 WIB
Khairul Imam Zakiri mendapat tugas ganda saat Timnas Indonesia U-19 TC di Spanyol.
Khairul Anam Zakiri mempunyai peran ganda saat Timnas Indonesia U-19 TC di Spanyol. (Foto: dok.PSSI)
Jakarta -

Pemain Timnas Indonesia U-19 Khairul Imam Zakiri mendapat peran ganda selama training camp di Spanyol. Selain sebagai pemain, ia ternyata dapat tugas lain. Apa itu?

Zakiri merupakan salah satu pemain yang ikut dalam pemusatan latihan yang digelar PSSI di Spanyol sejak Desember lalu.

Tapi dibandingkan rekan-rekan lainnya, Zakiri termasuk yang sudah terbiasa dengan suasana di negeri Matador itu. Termasuk soal bahasa.

Bagaimana tidak, ia pernah merasakan ketatnya kompetisi Liga Spanyol. Ia tergabung bersama Gynnastica Ceuta, klub yang bermain di Division de Honor atau kasta tertinggi kompetisi U-19 Spanyol Grup 4.

Ia juga pernah bermain di klub Spanyol seperti Real Valladolid dan Leganes, juga klub Ucam Murcia bersama Rendy Juliansyah.

Termasuk menjadi penerjemah untuk pemain, pelatih, dan ofisial bila ada yang kesulitan berkomunikasi dengan warga lokal di Spanyol.Tak ayal, pemain kelahiran 19 Desember 2001 ini kerap diandalkan ketika aktivitas Timnas U-19 berlangsung.

"Ya, saya cukup lama tinggal di Spanyol karena sekolah dan membela klub di sini jadi saya bisa berbahasa Spanyol. Saya senang Timnas U-19 dapat menjalani TC di sini," kata Zakiri dalam laman PSSI.

Timnas U-19 dijadwalkan melakoni training camp hingga 31 Januari mendatang. Pemusatan sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-19 di Uzbekistan, 3-20 Maret mendatang. Nasib ajang ini masih menjadi tanda tanya, akan diputuskan oleh AFC, Senin (11/1/2021).

Zakiri lantas berharap bisa terus bertahan hingga masuk skuad utama. "Saya bangga selalu dipanggul Timnas sejak 2019 hingga saat ini," ujarnya.

"Sebenarnya pada 2017 saya sempat ikut seleksi Timnas U-19 tapi belum dapat menembus tim utama. Hal tersebut menjadikan saya termotivasi untuk terus belajar dan tidak cepat puas," kata dia menambahkan.

(mcy/cas)