PT LIB: Protokol Kesehatan Sepakbola Cuma Kurang Detail Minor

Muhammad Robbani - Sepakbola
Jumat, 12 Feb 2021 11:05 WIB
Logo Liga 1 2019
Shopee Liga 1 2021 sudah punya protokol kesehatan ketat (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Proposal protokol kesehatan ketat laga Shopee Liga 1, Liga 2, dan pra musim, cuma butuh penambahan detail minor. Begitu klaim PT Liga Indonesia Baru (LIB).

PSSI dan PT LIB sebelumnya telah mempresentasikan protokol kesehatan dalam laga sepakbola, di hadapan Polri dalam rapat koordinasi, di Kantor Kemenpora, Rabu (10/2/2021). Hadir pula; Gugus Tugas COVID-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), KONI Pusat, hingga IBL.

Presentasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Menpora Zainudin Amali dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri pada, Senin (8/2). Setelah pertemuan itu, Listyo menyatakan bahwa Polri siap memberikan izin kompetisi sepakbola, asal dengan protokol kesehatan ketat.

PT LIB percaya diri bahwa Polri sudah memahami keseriusan pihaknya dalam menjamin penyelenggaraan pertandingan sepakbola yang aman. Rapat koordinasi akan terus digelar sampai izin keluar buat pertandingan sepakbola.

Dalam salinan presentasi PSSI dan PT LIB yang dibaca detikSport, rencana protokol kesehatan begitu ketat. Penerapannya dilakukan sejak pagi pada hari pertandingan hingga akhir laga.

"Tinggal masalah teknis-teknis kecil. Cuma minor saja yang kurang. Pak Menpora sudah mengapresiasi, usahanya sudah detail," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita saat ditemui detikSport di kantornya.

Sementara itu, akan ada turnamen pra musim terlebih dahulu yang akan digelar sebelum menggulirkan kompetisi. Rencananya, pra musim akan digelar pada 20 Maret-25 April 2021.

Turnamen pra musim digelar sekaligus untuk menjadi ajang percobaan dan pembuktian bahwa protokol kesehatan ketat bisa diterapkan dalam pertandingan sepakbola. Bisa dibilang, nasib kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 akan ditentukan dari kesuksesan pra musim.

"Dari KONI yang ikut rapat koordinasi mereka juga bilang ini bisa menjadi role model," papar Lukita.

"Pasti akan terus dilakukan rapat koordinasi dengan Polri, kami berkomunikasi intensif sekali. Senin nanti (15/2) diskusi lagi."

"Kompetisi Liga 1 tergantung Maret (pramusim). Pramusim menjadi percobaan. Protokol kesehatan di pramusim juga diterapkan," tutup lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

(mrp/nds)