PSIM Penuhi Harapan Brajamusti

PSIM Penuhi Harapan Brajamusti

- Sepakbola
Sabtu, 11 Feb 2006 21:48 WIB
PSIM Penuhi Harapan Brajamusti
Yogyakarta - Harapan Brajamusti -- pendukung PSIM Yogyakarta -- melihat timnya menang akhirnya terwujud. Menjamu Persekabpas Pasuruan, tim berjuluk Laskar Mataram ini menang 2-0.Praktis kemenangan disambut meriah oleh Brajamusti. Suatu perayaan yang cukup dimaklumi mengingat PSIM belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir mereka. Bahkan rentetan hasil negatif yang diraih PSIM berimbas dengan didepaknya pelatih Edi Paryono pekan lalu.Torehan kemenangan pertama PSIM ini membuat perolehan poin mereka bertambah. Total lima poin dikumpulkan oleh Jaime Sandoval dalam enam laga terakhir yang telah dilakoni.Di sisi lain, kubu Persekabpas harus rela pulang dengan tangan hampa. Setelah tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir, tim asuhan Subangkit ini mengalami kekalahan pertamanya. Torehan 14 angka pun tetap dikantongi Persekabpas di laga ke tujuh mereka musim ini.Laga yang dilangsungkan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (11/2/2006) sore itu berlangsung cukup seru. Kedua tim yang sama-sama ingin meraih hasil positif berusaha untuk menekan lawannya.Namun pihak tuan rumah lebih beruntung dibanding Persekabpas yang bertindak sebagai tim tamu. Meski sudah menurunkan lima pemain asingnya dan terlihat melempem di babak pertama, tim asuhan caretacker Maman Durachman ini sukses menjebol gawang lawan di babak kedua.Adalah Nurcholis Madjid menjadi pencetak gol pertama PSIM di menit 71. Gelandang serang PSIM tersebut sukses menjebol gawang Ahmad Nurrosadi memanfaatkan bola rebound tendangan penalti Adolfo Souza yang bisa diantisipasi kiepr Persekabpas tersebut.Tak ayal, gol tersebut disambut cukup meriah oleh Brajamusti dan manajemen PSIM yang ikut hadir di lapangan. Bahkan pelatih sementara Maman Durachman terlihat melakukan sujud syukur menyambut gol tersebut.Sayangnya PSIM melonggarkan tensi serangannya. Hal itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh kubu Persekabpas lewat serangan yang tertata rapi. Menit ke-80 menjadi momen penting bagi Persekabpas untuk menyamakan kedudukan.Berawal dari kerjasama apik Murphy Kumonple dan Zah Rahan di kotak penalti PSIM, Zah yang lolos hadangan bek PSIM mengirim bola ke tengah kotak penalti. Junaidi yang berdiri bebas langsung menyambut bola tanggung tersebut. Sayangnya bola hasil tendangan voli striker Persekabpas tersebut hanya melambung ke atas mistar Prasetyo Sugianto.Melihat timnya diserang membuat Maman Durachman memasukkan Seto Nurdiyantoro untuk menggantikan Sunday M Seah guna memperkuat lini tengah timnya. Kepercayaan yang diberikan Maman pun dimanfaatkan dengan baik oleh Seto.Lewat serangan balik cepat, Seto dan Adolfo Souza melakukan kerjasama satu dua di hadapan tiga bek Persekabpas. Seto yang lebih segar pun cukup mudah mengalahkan sergapan pemain belakang Persekabpas dan menggetarkan gawang lawannya dengan tendangan keras kaki kanan. 2-0 untuk PSIM.Persekabpas pun tidak bisa berbuat banyak mengingat waktu tidak bersisa banyak pascagol tersebut. Alhasil, Persekabpas pun harus rela melihat PSIM meraih kemenangan 2-0 di kandangnya sendiri.Foto: Pemain PSIM Adolfo Souza sedang berupaya melewati hadangan bek Persekabpas Heri Ismanto (Detiksport/Bagus Kurniawan). (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads