PSIM Siap Beri Penjelasan
Rabu, 15 Feb 2006 13:15 WIB
Yogyakarta - Ancaman sanksi dari Komdis PSSI tidak membuat kubu PSIM Yogyakarta patah arang. Pembelaan pun sudah siap mereka lakukan mengenai insiden kerusuhan di Mandala Krida, Selasa (14/2/2006) kemarin.PSIM terhitung sedang menunggu waktu menerima sanksi dari Komdis PSSI. Pasalnya insiden kerusuhan pascalaga PSIM-Arema Malang dan pemukulan terhadap wasit oleh suporter termasuk jenis pelanggaran berat.Namun ancaman sanksi tidak membuat kubu PSIM miris. Mereka menyatakan sudah siap melakukan pembelaan dengan menggunakan bukti-bukti yang ada, termasuk tentang keputusan wasit yang tidak tegas dan merugikan bagi kedua kubu."Kita lihat saja nanti. Jika Komdis PSSI memanggil kami berkaitan dengan insiden tersebut, kami akan siap memenuhi panggilan tersebut dan akan ke Jakarta untuk memberikan penjelasan," tutur General Manager PSIM Ahmad Syauqi Suratno ketika dihubungi Detiksport via telpon.Syauqi menambahkan bahwa banyak yang harus dilihat berkaitan dengan insiden tersebut, termasuk didalamnya kepemimpinan wasit. "'Kan dari itu semua ada sebabnya. Indikasinya apa juga terlihat. Proses pengambilan keputusan oleh wasit tidak baik. Hal tersebut menyulut emosi Brajamusti," ungkap Syauqi sekali lagi.Karena hal itulah ia menegaskan telah mengirimkan surat protes kepada BLI. "Kita secara resmi melaporkan wasit yang memimpin pertandingan ke BLI," tegasnya.Foto: Ahmad Syauqi siap memberikan penjelasan kepada PSIM mengenai kerusuhan di Mandala Krida Selasa (14/2/2006) kemarin (Detiksport/Bagus Kurniawan). (ian/)











































