Soal Rencana Tim U-23 Argentina & Pantai Gading Lawan Timnas Indonesia

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 03 Mar 2021 12:21 WIB
Timnas U22 Indonesia mulai berlatih untuk persiapkan diri jelang dua laga uji coba melawan Bali United dan Tira Persikabo. Latihan digelar di Lapangan D Senayan
Soal Rencana Tim U-23 Argentina & Pantai Gading Lawan Timnas Indonesia. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Argentina U-23 dan Pantai Gading U-23 sempat direncanakan jadi lawan uji coba Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021. Bagaimana kelanjutannya?

Rencana awalnya, Timnas Indonesia bakal memainkan uji coba pada Maret 2021. Rinciannya, dua laga melawan klub lokal dan dua laga menghadapi negara lain.

Dua klub lokal yang dimaksud untuk hadapi Timnas Indonesia adalah Bhayangkara Solo FC dan Bali United pada 3 dan 5 Maret. Belakangan, Bhayangkara batal dan posisinya digantikan oleh Tira Persikabo.

Setelah itu, Timnas Indonesia beruji tanding dengan Argentina pada 25 Maret. Empat hari berselang atau pada 29 Maret giliran meladeni Pantai Gading U-23.

Rencananya Argentina dan Pantai Gading diundang untuk bertanding di Indonesia. Tapi rencana itu, sejauh ini, tidak bisa terlaksana.

"Kemarin sudah begitu rencananya, tapi Argentina sementara masih menahan diri karena situasi di sana yang masih tidak memungkinkan untuk bisa keluar," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

"Pantai Gading juga sama, masih menahan mereka. Kita tunggu saja perkembangannya. Kami, sih, siap. Saya maunya main di Indonesia sehingga kami bisa awasi mereka khususnya dengan penerapan protokol kesehatannya," ujarnya.

Argentina dan Pantai Gading dianggap sebagai lawan yang mumpuni bagi Timnas Indonesia untuk mengukur diri. Hitung-hitung juga untuk menambah pengalaman buat menghadapi para pemain-pemain top.

Karena batal, Timnas Indonesia kini akan menghadapi Tira Persikabo dan Bali United saja. Dua pertandingan itu akan digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

"Kami mengharapkan bertemu dengan tim-tim kuat sehingga mereka akan terbiasa untuk menghadapi tim kuat. Biar nggak cuma Timnas U-19 saja yang sudah terbiasa melawan tim-tim kuat seperti saat di Kroasia," ucap Iriawan.

"Saya masih khawatir dalam perjalanan dan di sana kalau kami yang pergi ke luar. Kalau di sini, bisa dimonitor, dokternya ada. Kemudian jelas tempat istirahat dan sebagainya," ucapnya.

(krs/yna)