Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo, Menpora Bakal Lakukan Ini

Mercy Raya - Sepakbola
Jumat, 05 Mar 2021 14:27 WIB
Menpora Zaininudin Amali bertemu Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi, Waketum PSSI Iwan Budianto, Deputi Sekjen Desi Afrianto, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto, dan Ketua Panitia Pelaksana Laga uji coba Timnas Albinus Lauren Langga.
Pertemuan Menpora dengan PSSI terkait izin timnas Indonesia. (Foto: Dok. Kemenpora)
Jakarta -

Ada Timnas Indonesia U-23 Vs Tira Persikabo di laga uji coba pada hari Jumat (5/3) ini. Laga yang sempat tertunda itu bakal terus dipantau oleh Menpora Zainudin Amali.

"Pertandingan uji coba ini ada rekomendasi dari kami. Jadi saya mau memastikan langsung apakah itu sudah dijalankan sesuai dengan yang telah diminta dan disepakati," kata Amali kepada pewarta, Jumat (5/3/2021).

"Saya akan usahakan hadir di lapangan. Sore ini bahkan saya akan kontrol untuk inspeksi persiapan, lalu malam harinya saya akan kembali mengontrol," Menpora menambahkan.

Politikus asal Golkar ini mengaku perlu melihat langsung sebagai bentuk dari pengawasan dalam laga tersebut. Terlebih, uji coba Timnas U-22 merupakan bagian dari simulasi protokol kesehatan jelang turnamen pramusim Piala Menpora 2021 mulai 21 Maret.

Sebagai informasi, laga Timnas Indonesia U-23 melawan Tira sejatinya berlangsung Rabu (3/3) malam. Tapi pertandingan itu batal terlaksana sesuai jadwal karena PSSI belum mengantongi izin.

Pada prosesnya, juga berkat peran serta kemenpora, izin tersebut dikeluarkan Polri. Timnas Indonesia U-23 pun akan menjalani laga uji coba lawan Tira Persikabo pada hari ini dan Bali United pada hari Minggu (7/3), di Stadion Madya.

"Jadi kalau ada kekurangan tentu akan kami perbaiki, tapi kalau sudah oke, tidak ada masalah, termasuk berapa (orang) yang boleh di lapangan. Media berapa, itu semua dijelaskan," kata Menpora.

Menteri asal Gorontalo ini lantas berharap agar penyelenggaraan bisa mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. "Sebab soal izin itu dari kepolisian bukan kami. Saya hanya membantu supaya saat penyelenggaraan, protokolnya sungguh-sungguh dipatuhi."

(mcy/krs)