Kapolda Jabar Minta Bobotoh Tak ke Sleman Dukung Persib

Dony Indra Ramadhan - Sepakbola
Selasa, 23 Mar 2021 18:20 WIB
Ribuan pasang mata menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat.
Ilustrasi Bobotoh (Wisma Putra/detikSport)
Bandung -

Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri meminta Bobotoh untuk tidak memaksakan datang ke Sleman mendukung Persib Bandung dalam laga Piala Menpora 2021. Bobotoh diimbau untuk tetap berada di rumah mendukung lewat layar kaca.

"Saya kira untuk Bobotoh juga sama, tidak perlu datang ke sana kan tidak boleh nonton juga. Akan merugikan timnya sendiri dan akan dikenakan sanksi juga nantinya. Tonton saja melalui layar kaca," ujar Dofiri di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (23/3/2021).

Dofiri juga mengapresiasi langkah dari PSSI yang membuat skema tim tidak bertanding di kota masing-masing saat gelaran Piala Menpora ini. Menurut dia, hal itu bisa meminimalisir keinginan suporter tim untuk datang mendukung.

"Begini, kita siapkan jauh hari tapi kita imbau oleh karena itu sistem pertandingan ini juga ya untuk klub yang ada di kota itu tidak dimainkan di kota itu. Seperti Persib misalnya, mainnya tidak di Bandung tapi mainnya di Sleman, begitu juga yang lain. Mudah-mudahan ini juga mengurungi keinginan suporter tadi untuk datang ke kota itu," tutur dia.

Selain mengimbau Bobotoh untuk tidak pergi ke Sleman, pihaknya juga mengimbau agar suporter lain tidak datang ke Bandung. Seperti diketahui, ada beberapa pertandingan yang digelar di Bandung.

Adapun tim-tim yang akan bermain di Bandung sesuai drawing di antaranya Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Madura United, PSS Sleman dan Persela Lamongan.

"Ini sudah sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan kita bersama yang boleh masuk itu adalah tim dan juga official-nya, di luar daripada itu tidak diperbolehkan," ucapnya.

"Jadi ada aturan main di dalam stadion itu kurang lebih hanya 200 orang itu terdiri dari kedua tim, official juga petugas keamanan, itu pun terbatas. Oleh karena itu, silahkan menonton melalui layar TV karena disiarkan secara langsung, jadi tidak perlu datang dan tidak boleh juga. Kalau ada yang datang juga otomatis nanti kita tidak akan mungkin masuk ke dalam stadion," kata Dofiri menambahkan.

(dir/aff)