Persija Senang Bisa Lolos Partai Hidup-Mati

Muhammad Aminudin - Sepakbola
Kamis, 01 Apr 2021 00:55 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta melakukan selebrasi usai mengalahkan Bhayangkara Solo FC dalam laga lanjutan Piala Menpora Grup B di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (31/3/2021). Persija Jakarta melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan Bhayangkara Solo FC dengan skor akhir 2-1. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj.
Persija Jakarta senang bisa melewati partai hidup-mati kontra Arema FC (ARI BOWO SUCIPTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Malang -

Persija Jakarta lolos ke perempatfinal Piala Menpora 2021 dengan dramatis. Pelatih Macan Kemayoran Sudirman senang timnya bisa melewati partai hidup-mati ini.

Boleh dibilang ini partai hidup-mati karena Persija wajib mengalahkan Bhayangkara FC pada laga ketiga Grup B di Stadion Kanjuruhan, Rabu (31/3/2021) malam WIB.

Sebab dengan tiga poin di posisi ketiga, Persija tidak boleh kehilangan angka mengingat Bhayangkara cuma butuh hasil seri untuk lolos. Beban makin berat ketika Bhayangkara unggul duluan di babak pertama lewat Ezechiel N'Douassel.

Tapi, di awal babak kedua, Persija mampu menyamakan skor lewat Osvaldo Haay sebelum memastikan kelolosan lewat gol Marc Klok. Persija jadi juara grup dengan enam poin.

Mampu lolos melewati lawan tangguh seperti Bhayangkara, wajar jika pelatih Persija Sudirman senang bukan main. Dia memuji performa anak asuhnya.

"Pertama saya ucapkan syukur Alhamdulillah, atas hasil kemenangan yang diraih Persija, ini perjuangan. Pertandingan ini bukan pertandingan yang ringan, kita melawan Bhayangkara FC salah satu tim yang difavoritkan juara, ini pertandingan ketiga kita, pertandingan hidup mati dan dari awal saya tegaskan kepada pemain, bahwa pertandingan malam ini adalah pertandingan hidup mati dan wajib kita menangka," ujar Sudirman dalam konferensi pers virtual, Rabu (31/3/2021).

"Alhamdulillah pemain pemain saya bisa berjuang bisa memberikan permainan yang cemerlang di dalam memberikan semangat juang tinggi sehingga bisa berhasil meraih kemenangan," sambungnya.

Sudirman mengakui umpan-umpan lambung menjadi andalan Persija untuk mengalahkan lawan, mengingat postur para pemainnya memungkinkan memenangi duel udara. Sepanjang fase grup, Persija sudah punya tiga gol lewat skema umpan lambung khususnya lewat bola mati.

"Alhamdulillah, service memang salah satu senjata kita dalam setiap pertandingan, karena kita punya pemain-pemain yang tinggi dan service akan jadi senjata pamungkas untuk bisa meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Alhamdulillah di awal-awal grup ini bisa buat tiga gol dari service," beber Sudirman.

"Kita akui itu, lini tengah kita kalah. Tapi tidak kalah dalam segi fighting spirit, itu yang saya sampaikan kepada pemain-pemain saya. Dalam setiap pertandingan, agar bisa memetik kemenangan."

(mrp/rin)