Kisah Cilegon United: Dari Mau Bangkrut Hingga Dibeli Raffi Ahmad

M Iqbal - Sepakbola
Kamis, 01 Apr 2021 22:40 WIB
Dewas Rans Cilegon FC bersama pengurus menggelar konferensi pers
Dewas Rans Cilegon FC bersama pengurus menggelar konferensi pers (M Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Eks Presiden Cilegon United, Yudi Apriyanto bercerita soal klub sepak bola yang didirikannya. Dari mau bangkrut, hingga akhirnya diakuisisi Raffi Ahmad.

Yudi mengatakan, klub yang dipimpinnya mulai kesulitan finansial dan larinya sponsor berawal pada 2017 saat Cilegon United diterpa masalah korupsi yang menyeret eks Wali Kota Cilegon, Iman Ariadi.

Saat itu, Cilegon United (CU) tak lagi mendapat sponsor dari perusahaan, sebelum peristiwa itu terjadi, CU masih bisa hidup dan bermain di Liga 2.

"Berat buat saya (melepas CU), tapi ini yang harus saya lakukan, semenjak 2017 di mana (Cilegon United) sedang berkembang bagus-bagusnya kita kena musibah, cukup berat yang harus saya hadapi, musibah yang membuat saya terluka, membuat saya dicaci-maki tapi ini menbuat saya lebih baik," kata Yudi kepada wartawan di Cilegon, Kamis (1/4/2021).

Cilegon United didirikan pada 2015 lalu, berawal dari klub amatir dan masih dibiayai pemerintah daerah. Yudi mengklaim dirinya yang mendirikan Cilegon United hingga bisa tampil di Liga 2.

"Cukup sedih (menjual CU), cukup berat karena CU 2015 saya yang melahirkan, saya yang memprakarsai," katanya.

Sejak diterpa kasus korupsi pada 2017 Cilegon United mulai kesulitan finansial. Para sponsor kabur tak mau lagi menggelontorkan dananya ke Cilegon United.

"Saya tidak mau minta ke Pemda, karena saya juga sudah diingatkan oleh KPK, jauhkan CU dari Pemda," kata dia.

Dewas Rans Cilegon FC bersama pengurus menggelar konferensi persDewas Rans Cilegon FC bersama pengurus menggelar konferensi pers (M Iqbal/detikcom)

Pada 2020, Yudi coba membangkitkan CU dari keterpurukan. Namun usaha itu tak membuahkan hasil. Yudi melihat kehancuran CU di depan mata bila tak diselamatkan.

"Lapangan sulit untuk latihan, saya cari uang sulit, saya coba menghubungi pengusaha tapi sulit. Daripada tim ini hancur terpuruk saya harus lakukan yang terbaik, saya rasa tidak buruk juga, kita tetap di liga 2 dengan nama Rans Cilegon FC," ujarnya.

Cilegon United akhirnya berganti nama menjadi Rans Cilegon FC setelah diakuisisi oleh Rans Entertainment dan Prestige Motorcars, per 31 Maret 2021. Rans adalah perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, sedangkan Prestige adalah dealer supercar asal Jakarta Utara.

Yudi kemudian didapuk menjadi Dewan Pengawas Rans Cilegon FC. Upayanya menjual Cilegon United yang akhirnya berganti nama itu disebut untuk menyelamatkan klub sepak bola yang dirintisnya dari awal.

(bal/aff)