Kampung Halaman Banjir Bandang, Pemain Persebaya Ini Galang Dukungan

Mercy Raya - Sepakbola
Senin, 05 Apr 2021 18:00 WIB
Pemain Persebaya, Ady Setiawan, menggalang dana untuk kampung halamannya.
Pemain Persebaya Surabaya, Ady Setiawan, menggalang dukungan untuk banjir bandang di Bima, NTB. (Foto: dok. Persebaya Surabaya)
Jakarta -

Pemain Persebaya Surabaya, Ady Setiawan, menggalang dukungan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Ia juga mengirim doa.

Banjir bandang terjadi di kampung halamannya Ady, Minggu (4/4) pukul 19.00 WITA. Hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utamanya.

Saat ini ada sejumlah wilayah yang turut terkena dampaknya, salah satunya Kabupaten Bima, NTB, yang menjadi kampung halaman Ady Setiawan.

Menukil laman resmi persebaya.id, Ady mengaku telah mengetahui informasi tersebut. Sanak saudara dan beberapa rekannya yang tinggal di Bima menghubunginya secara langsung tentang terjadinya musibah tersebut.

"Saya diberitahu keluarga dan kerabat hari Jumat ada bencana di Bima. Bencananya cukup parah. Maka saya berinisiatif bikin dukungan buat kampung halaman. Jadilah kaos itu (Pray for Bima)," kata Ady.

Lebih lanjut, Ady juga menjelaskan awalnya ia akan menunjukkan kaos tersebut saat akan mencetak gol pada pertandingan pada Sabtu (3/4).

Sayang dua peluang emas yang didapatkan pada babak pertama dan kedua belum dapat dikonversi menjadi gol. Persebaya pun harus puas ditahan imbang 0-0 oleh Laskar Joko Tingkir sehingga membuat kaos dukungannya urung ditampilkan.

"Rencananya mau selebrasi dengan menunjukkan kaos itu, tapi saya gagal cetak gol. Saya tetap ingin memberi dukungan, jadi saya persembahkan lolosnya Persebaya ini untuk warga Bima dan semua yang terkena bencana," ujarnya.

Meski gagal menang, namun Bajol Ijo tetap berhak satu tempat di babak delapan besar. Dan prestasi itulah yang dipersembahkan Ady untuk warga Bima dan sekitarnya yang terdampak banjir bandang.

Saat ini Ady tetap secara intensif memantau perkembangan bencana alam di Nusa Tenggara. Ia berharap bantuan segera datang dan bencana dapat selesai secepatnya. Ia lantas mengajak kawan-kawan di luar untuk memberikan perhatian kepada Bima dan Flores yang juga baru kena musibah.

"Saya berdoa agar bencana Bima dan Flores segera berakhir. Semoga Indonesia dijauhkan dari bencana apapun. Ady juga mengajak untuk bantu korban dengan cara yang kita mampu," katanya.

Diketahui, selain ada korban jiwa, banjir di Kabupaten Bima juga merendam kurang-lebih 9.245 unit rumah, 12 di antaranya rusak. Empat unit jembatan juga terputus dan 294 hektare lahan pertanian dan 25 hektare lahan perikana warga ikut terdampak.

(mcy/cas)