Kasus Arema-Persipura
DPR Mulai Turun Tangan
Sabtu, 04 Mar 2006 15:06 WIB
Jakarta - Kasus pencoretan Arema Malang dan Persipura dari kompetisi Liga Champions Asia sampai juga ke DPR. Anggota DPR Komisi X Dra. Hj. Anisah Mahfudz meminta PSSI bertanggung jawab atas kasus tersebut. PSSI, sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, telah menyampaikan permintaan maaf kepada kedua klub dan pihak-pihak lain yang merasa dirugikan. Mengenai sanksi, yang sampai saat ini belum dijatuhkan kepada siapapun, mereka telah menyerahkan hal ini kepada Badan Liga Indonesia (BLI).Namun belum adanya bentuk konkret dari pertanggungjawaban PSSI mulai mendapat tanggapan dari DPR. Adalah anggota Komisi X DPR, Dra. Hj. Anisah Mahfudz dalam rilisnya kepada detiksport meminta agar PSSI bertanggung jawab dari gagalnya Arema dan Persipura di ajang Liga Champions Asia.Berikut pernyataan pers Dra. Hj. Anisah Mahfudz:Sehubungan dengan kegagalan PS. Arema Malang dan PS. Persipura Jayapura mengikuti Liga Champions Asia (AFC Champions League) Tahun 2006 yang dijadwalkan berlangsung mulai 8 Maret mendatang akibat didiskualifikasi oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) maka dengan ini saya, ANISAH MAHFUDZ, Anggota Komisi X DPR RI menyatakan:1. Meminta PSSI sebagai otoritas maupun lembaga yang berkewajiban membina persepakbolaan Nasional- untuk bertanggung jawab terhadap kegagalan keikutsertaan PS Arema Malang & PS APersipura Jayapura tampil du Liga Champions Asia Tahun 20062. Mengusulkan kepada Pimpinan DPR RI untuk memanggil Pimpinan PSSI, KONI dan Menteri Pemuda dan Olahraga guna memberikan penjelasan resmi terhadap kegagalan keikutsertaan kedua klub sepakbola terbaik di tanah air tersebut.3. Mengusulkan ke Pimpinan DPR RI untuk meminta penjelasan kepada AFC (Asian Football Confederation) atas dicoretnya PS Arema Malang dan PS Persipura Jayapura di Liga Champions AFC tahun 20064. Meminta kepada otoritas KONI untuk mereview kinerja PSSI dan menindak pihak-pihak yang menyebabkan kegagalan keikutsertaan dua klub Nasional (PS Arema dan Persipura) di Liga Champions AFC tahun 2006, termasuk sanksi organisatoris berupa pemecatan, karena selain tidak profesional, mengecewakan publik sepakbola tanah air, juga menyebabkan terhambatnya pola pembinaan prestasi klub-klub sepakbola di Indonesia.Kubu Arema sendiri rencananya akan melakukan demo di PSSI pada Senin (6/3/2006) nanti. Sedikitnya 500 orang Aremania dengan perincian sekitar 300 orang hadir dari Malang langsung dan sisanya dari Jabotabek akan beraksi mengungkapkan kekecewaan atas pencoretan Arema. (erk/)











































