Marko Simic-Andritany Cekcok Usai Persija Hadapi PSM? Ini Faktanya

Muhammad Robbani - Sepakbola
Jumat, 16 Apr 2021 15:30 WIB
PSM Makasar menjamu Persija Jakarta pada pertandingan leg 1 semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4/2021). Hingga menit terakhir skor imbang 0-0.
PSM Vs Persija di Piala Menpora 2021. (Foto: PIUS ERLANGGA)
Jakarta -

Dua pemain Persija Jakarta, Marko Simic dan Andritany Ardhiyasa, sempat terlihat cekcok usai laga lawan PSM Makassar di Piala Menpora 2021. Benarkah demikian?

Simic dan Andritany tertangkap kamera berselisih di bench pemain di Stadion Maguwoharjo, Kamis (15/4/2021). Itu terjadi setelah Persija main imbang 0-0 melawan PSM di semifinal leg pertama Piala Menpora.

Diduga, Simic tak suka dirinya ditarik keluar pada menit-menit akhir laga. Pemain asal Kroasia menunjukkan gestur tak puas saat digantikan oleh Alfriyanto Nico.

Apa yang terjadi saat itu? Pelatih Persija Jakarta Sudirman awalnya menyatakan bahwa adu argumen adalah hal biasa dalam sepakbola. Ia pun mengungkap apa yang terjadi pada saat itu.

"Pada saat ditarik keluar, Marko Simic memang sempat beradu argumen dengan salah satu asisten pelatih Persija," kata Sudirman dalam rilis Persija.

"Argumennya pun terjadi terkait soal masalah teknis permainan di lapangan. Menurut saya itu hal yang biasa terjadi dalam tim sepak bola. Tensi tinggi pertandingan membuat sisi emosional para penggawa tim jadi terbawa," ujarnya menambahkan.

Untungnya, perselisihan itu tak berlanjut dan mengganggu suasana tim. Baik Simic, Andritany, dan tim pelatih sudah melupakan kejadian itu. Sebelum Persija kembali ke hotel, semua pihak yang terlibat sudah sepakat untuk mengakhirinya. Dengan kata lain, masalah sudah selesai.

"Andritany sebagai kapten dalam video yang beredar memang terlihat beradu argumen dengan Simic. Namun yang sebenarnya terjadi, Andri sedang menenangkan kedua pihak yang sebelumnya berselisih paham," tutur Sudirman.

"Dan semuanya sudah kami selesaikan di ruang ganti, tak ada yang harus diperpanjang. Yang terpenting saat ini adalah kita harus segera melupakan semua yang terjadi di laga semalam, dan fokus untuk memenangkan pertandingan semifinal kedua di Solo nanti," ucap eks pilar Timnas Indonesia era 90-an itu.

(krs/cas)