PSS Kalah dari Persib karena Kesalahan Sendiri

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Sabtu, 17 Apr 2021 01:00 WIB
Pesepak bola Persib Bandung Febri Hariyadi (tengah) mencoba melewati pesepak bola PS Sleman Kim Kurniawan (kanan) saat pertandingan semifinal leg I Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (16/4/2021). Persib Bandung berhasil mengalahkan PS Sleman dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.
PSS Sleman tumbang di tangan Persib Bandung pada leg pertama semifinal Piala Menpora 2021. (Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Sleman -

Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic, kecewa dengan hasil yang diterima timnya. Super Elang Jawa kalah 1-2 dari Persib Bandung karena kesalahan sendiri.

Duel PSS vs Persib pada semifinal leg I Piala Menpora 2021 digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021) malam WIB. PSS unggul duluan lewat gol Saddam Gaffar. Persib kemudian membalikkan keadaan dengan gol-gol Victor Igbonefo dan Frets Butuan.

Dejan menilai dua gol yang disarangkan Persib berawal dari kesalahan yang dilakukan pemainnya. Dia juga kecewa para pemainnya tidak bisa mengonversi peluang menjadi gol.

"Kami tentu kecewa kalah. Dari menit awal sampai akhir kami main bagus, ada empat peluang sangat bagus dan kami bisa unggul satu gol. Kami memberikan dua gol dari kesalahan sendiri," ungkap Dejan seusai laga.

Pria asal Serbia itu mengakui telah mempelajari permainan Persib dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Sayangnya, pada menit-menit akhir lini belakang Super Elang Jawa hilang konsentrasi.

"Gol kedua kesalahan kami sendiri. Kami tahu ini (Persib) seperti lawan Persiraja. Mungkin anak-anak hilang konsentrasi," ucapnya.

Dejan tetap memuji permainan bagus yang ditampilkan penggawa PSS. Menurut mantan pelatih Persib itu, para pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan.

"Semua pemain main bagus dan PSS main bagus hari ini. Kami belajar banyak dari pertandingan kali ini, dalam sepakbola butuh keberuntungan dan hari ini kami tidak beruntung. Saya puji permainan pemain saya," Dejan melanjutkan.

PSS harus bisa membalikkan keadaan untuk bisa melaju ke final. Kemenangan minimal selisih dua gol wajib didapat pada duel semifinal leg kedua di Stadion Manahan, Solo, pada 19 April mendatang.

"Kami cari hasil positif selama 90 menit di Solo. Tidak terlalu banyak waktu untuk recovery. Kami akan belajar dan kami perbaiki lagi. Kami fokus, pasti kerja keras untuk leg kedua dan peluang PSS ke final besar sekali," tegasnya.

(ran/raw)