Piala Menpora Jadi Referensi Liga 1, Termasuk Format Kompetisi?

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 28 Apr 2021 16:43 WIB
Akhmad Hadian Lukita
Direktur PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita, menyebut Liga 1 mungkin tak akan home-away. (Foto: detikcom/Muhammad Robbani)
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengindikasikan Liga 1 2021 tak berlangsung dengan format home-away. Kemungkinan akan mengadopsi sistem dari Piala Menpora 2021.

Situasi pandemi COVID-19 memaksa PT LIB untuk menyesuaikan dengan keadaan. Format home dan away dianggap masih terlalu beresiko untuk dipilih sehingga kesuksesan format Piala Menpora 2021 yang akan diadopsi.

Adapun Piala Menpora 2021 digelar dengan format home tournament dimana empat tempat ditunjuk menjadi lokasi penyelenggaraannya. Tidak ada tim yang bertindak sebagai tuan rumah.

"Referensi tetap dari Piala Menpora, terutama protokol kesehatannya. Kalau sekarang kami sedang mempertimbangkan positif-negatif kalau pakai format home-away," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.

"Lalu menghitung bagaimana kesulitannya kalau menerapkan prokes seperti di Piala Menpora. Sedang kami hitung rancangannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada gambarannya," ujarnya menambahkan.

Dijelaskan Lukita lagi, rencana format kompetisi kemungkinan akan tetap seperti rencana lanjutan Liga 1 2020. Misalnya dengan menerapkan sentralisasi.

Tapi soal itu belum ada gambarannya karena Liga 1 2020 batal dilanjutkan dengan sistem sentralisasi. Sementara Liga 1 mendatang rencananya akan kick off mulai 3 Juli mendatang.

"Masih kami coba dan harapkan menghindari risiko yang paling berat atau kita coba yang tidak ada risiko karena kalau kita membuat format seperti home away biasa itu kami melihat masih ada resiko," tutur Lukita.

"Makanya akan pakai sistem bubble (gelembung) lagi, tinggal kita lihat nanti di mana. Seperti home turnamen tapi nanti akan disebar ke titik-titik tertentu. Kelihatannya sih (Jawa), tapi untuk itu tergantung masukan dari semua pihak nantinya," ucapnya.

(cas/krs)