Piala Menpora 2021 Dinilai Sukses, Masa Depan Kompetisi Diyakini Cerah

Inkana Putri - Sepakbola
Sabtu, 24 Apr 2021 20:54 WIB
Zainudin Amali
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengapresiasi lancarnya turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Menurutnya, itu menjadi indikator Liga 1 dan Liga 2 mendapatkan izin.

"Tentu saya sangat bersyukur apa yang kita lakukan dalam Turnamen Pramusim Piala Menpora ini semua berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan sebelum izin turnamen ini keluar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/4/2021).

Hal ini ia sampaikan dalam acara olahraga di salah satu stasiun TV swasta, Jumat (23/4). Dalam acara ini, Amali juga menegaskan soal pentingnya protokol kesehatan dalam Piala Menpora.

"Penerapan protokol kesehatannya ini sangat penting karena sekarang ini masih berlalu situasi pandemi maka kita harus mencontoh apa yang dilakukan dalam Piala Menpora ini," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan hampir tuntasnya Piala Menpora 2021 yang berjalan indah tanpa celah permasalahan menjadi angin segar dan harapan baru untuk dapat melanjutkan kompetisi yang sesungguhnya.

"Dua hari yang lalu PSSI dan LIB datang ke kantor dan melaporkan persiapan yang akan dilakukan untuk Kompetisi Musim 2021/2022. Direncanakan bulan Juli, tepatnya yang disampaikan Ketua Umum PSSI tanggal 3 Juli. Tetapi sebelum itu harus mempersiapkan dengan sungguh-sungguh karena ini bukan turnamen ini kompetisi yang diikuti oleh Liga 1 dan Liga 2, penyelenggara harus menentukan tempatnya di mana, sistemnya seperti apa, dan harus ada kesepakatan dari semua klub baik Liga 1 maupun Liga 2, apa yang kita sudah jalani selama turnamen menjadi pedoman utama kita selama menjalani kompetisi yang panjang," kata Amali.

Amali menambahkan secara teknis PSSI akan menjadi penanggung jawab, sedangkan PT LIB sebagai penyelenggaranya. Nantinya, seluruh format dan bentuk akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Hal ini nantinya akan sesuai dengan arahan kepada Amali, termasuk dalam mencari bentuk pertandingan dengan tetap menekan laju pandemi COVID-19.

Adapun salah satu opsi meliputi ada atau tidaknya penonton. Seluruh alasan nantinya akan dilaporkan kembali kepada Presiden. Seperti halnya keinginan masyarakat untuk menonton langsung yang harus dikomunikasikan dengan baik. Oleh karena itu, Amali mengatakan pemerintah, federasi, pihak kepolisian, Satgas COVID-19, dan penyelenggara LIB akan mencari cara terbaik.

"Kalau ditanya seperti apa tentu belum karena teman-teman PSSI dan LIB masih konsentrasi menyelesaikan turnamen pramusim Piala Menpora ini. Setelah ini pasti saya akan mendapatkan laporan dari mereka, dan saya akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden kemudian akan kita sampaikan ke publik seperti apa jalannya Kompetisi 2021/2022 ini," kata Amali.

Lebih lanjut ia mengungkapkan hampir tuntasnya Piala Menpora yang berjalan indah tanpa celah permasalahan menjadi angin segar dan harapan baru untuk dapat melanjutkan kompetisi yang sesungguhnya. Terlebih, banyak pihak yang mengatakan bahwa suksesnya Piala Menpora adalah tiket menuju Kompetisi Liga Sepakbola Indonesia.

"Dua hari yang lalu PSSI dan LIB datang ke kantor dan melaporkan persiapan yang akan dilakukan untuk Kompetisi Musim 2021/2022. Direncanakan bulan Juli, tepatnya yang disampaikan Ketua Umum PSSI tanggal 3 Juli. Tetapi sebelum itu harus mempersiapkan dengan sungguh-sungguh karena ini bukan turnamen ini kompetisi yang diikuti oleh Liga 1 dan Liga 2, penyelenggara harus menentukan tempatnya di mana, sistemnya seperti apa, dan harus ada kesepakatan dari semua klub baik Liga 1 maupun Liga 2, apa yang kita sudah jalani selama turnamen menjadi pedoman utama kita selama menjalani kompetisi yang panjang," jelasnya.

Amali menambahkan secara teknis PSSI akan menjadi penanggung jawab, sedangkan PT LIB sebagai penyelenggaranya. Nantinya, seluruh format dan bentuk akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi. Hal ini nantinya akan sesuai dengan arahan kepada Amali, termasuk dalam mencari bentuk pertandingan dengan tetap menekan laju pandemi COVID-19.

Adapun salah satu opsi meliputi ada atau tidaknya penonton. Seluruh alasan nantinya akan dilaporkan kembali kepada presiden. Seperti halnya keinginan masyarakat untuk menonton langsung yang harus dikomunikasikan dengan baik. Oleh karena itu, Amali mengatakan pemerintah, federasi, pihak kepolisian, Satgas COVID-19, dan penyelenggara LIB akan mencari cara terbaik.

"Kalau ditanya seperti apa tentu belum karena teman-teman PSSI dan LIB masih konsentrasi menyelesaikan Turnamen Pramusim Piala Menpora ini. Setelah ini pasti saya akan mendapatkan laporan dari mereka, dan saya akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden kemudian akan kita sampaikan ke publik seperti apa jalannya Kompetisi 2021/2022 ini," jelasnya.

Ia pun menjelaskan Kompetisi 2021/2022 direncanakan dimulai pada bulan Juli mendatang. Adapun hal ini telah diperhitungkan oleh LIB dan PSSI sehingga akan selesai pada Maret atau April tahun depan.

"Hampir bisa dipastikan itu akan bergulir, tentu kita tetap harus menunggu izin dari kepolisian karena pihak kepolisian lah yang punya kewenangan untuk mengeluarkan izin, saya hanya bisa merekomendasikan setelah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, mudah-mudahan mohon doanya supaya tidak ada sesuatu yang terjadi di sisa beberapa hari lagi kita menuntaskan Turnamen Pra Musim Piala Menpora ini," tegasnya.

Soal prediksi pemenang Piala Menpora 2021, Amali mengaku tak menjagokan antara Persija atau Persib. Macan Kemayoran kini unggul agregrat atas Maung Bandung 2-0 menatap duel di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021).

"Tentu karena ini memperebutkan Piala Menpora, Menpora tidak boleh menjagokan siapa pun, siapa pun pemenangnya pasti akan dapat Piala Menpora, selamat untuk siapa pun nanti," kata politisi Golkar itu.

(mul/mpr)