PSS Sleman Liburkan Pemain Selama 21 Hari

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Kamis, 29 Apr 2021 15:45 WIB
Tim pesepak Bola PSS Sleman melakukan selebrasi kemenangan usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya saat pertandingan sepak bola Group C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4/2021). PSS Sleman memenangi pertandingan melawan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
PSS Sleman Liburkan Pemain Selama 21 Hari (M Agung Rajasa/ANTARA FOTO)
Sleman -

Manajemen PSS Sleman meliburkan para pemainnya usai mengikuti gelaran turnamen Piala Menpora 2021. Keputusan ini diambil setelah menimbang peraturan pemerintah soal libur Lebaran.

Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando membeberkan manajemen memberikan libur selama 21 hari. Terhitung sejak tanggal 25 April lalu.

"Sebenarnya masih ada waktu hingga satu minggu di Sleman untuk latihan. Namun untuk mengantisipasi di sela-sela waktu tersebut ada perubahan peraturan lagi, makanya kita ambil keputusan meliburkan pemain dan official sejak Senin, 25 April 2021," jelas Danilo seperti dikutip dari website resmi klub, Kamis (29/4/2021).

Setelah diliburkan selama 21 hari, para penggawa PSS Sleman pun akan kembali dikumpulkan di Sleman pada tanggal 19 Mei 2021.

Sebelum memulai kegiatan latihan, nantinya skuad Super Elang Jawa juga wajib untuk cek kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan semua dalam keadaan sehat dan bugar.

"Proses seperti biasa seperti selama ini, tentu saja di tempat masing-masing sebelum berangkat harus test swab, antigen atau genos. Kalau sudah test dinyatakan negatif kemudian dilaporkan ke dokter tim," jelasnya.

Terkait kondisi fisik dan performa para pemain, tim pelatih sudah menyiapkan program latihan mandiri yang wajib dilakoni selama masa liburan ini.

"Hal ini (latihan mandiri) diupayakan supaya para pemain tetap melakukan kegiatan latihan di rumahnya masing-masing, tujuannya tentu agar fisik mereka tetap terjaga," tuturnya.

Diakui Danilo, saat ini kondisi kebugaran skuad PSS Sleman berada di kisaran 70 persen.

"Program latihan mandiri kami sampaikan lewat grup, para pemain pun harus melakukan dengan penuh tanggung jawab. Harapan dari manajemen, saat kembali berlatih mereka tidak mulai dari nol lagi," tegasnya.

(aff/krs)