Bhayangkara FC Keberatan dengan Isu Pengurangan Pemain Asing

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 01 Mei 2021 12:20 WIB
Saddil Ramdani resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Bhayangkara FC, Sabtu (8/2/2020). Winger 21 tahun itu dikontrak selama satu tahun. Pengumunan bergabungnya Saddil dihadiri oleh Chief Operating Office (COO) Bhayangkara FC Sumardji,
COO Bhayangkara Sumardji (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Bhayangkara FC keberatan dengan kabar pengurangan jumlah kuota pemain asing. Alasannya, mereka sudah terlanjur mengontrak empat pemain impor.

Kabar yang beredar menyebut bahwa kuota pemain asing di Liga 1 2021 akan menjadi 2+1 Asia. Sejak Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, kuota pemain asing adalah 3+1 Asia.

Adapun materi pemain asing yang dimiliki Bhayangkara saat ini adalah Renan Silva (Brasil), Ezechiel N'Douassel (Chad), dan Lee Yu-jun (Korea). Sementara Anderson Salles asal Brasil, dipercaya akan segera direkrut kembali.

"Wacana ini sudah terlambat kalau diterapkan di tahun 2021 ini. Kami sudah terlanjur mengontrak pemain asing dengan komposisi 3 ditambah 1,," kata COO Bhayangkara Sumardji dalam rilis klub.

"Kami punya tiga pemain non-Asia dan satu pemain Asia. Kalau (diterapkan) tahun 2022 bagus. Dan kami mendukung sepenuhnya kalau diterapkan di tahun 2022," ujarnya menambahkan.

Kabar ini sebenarnya diragukan kebenarannya. Baik PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah memberikan bantahannya masing-masing.

"Nah itu isu dari mana ya? Saya nggak tahu, tiba-tiba muncul berita itu," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport, belum lama ini.

"Saya belum bisa bilang itu hoax atau nggak, tapi memang mendengar apapun soal itu. Tapi kalau kabarnya nggak ada sumbernya, berarti hoax dong," ujarnya menambahkan.

Bhayangkara bukan satu-satunya klub yang punya empat pemain asing. Ada juga Persija Jakarta dan PSIS Semarang. Sementara klub-klub lainnya kebanyakan sudah ditinggal mayoritas pemain asingnya karena terhentinya kompetisi Liga 1 2020.

(aff/nds)