(erk/)
BLI Mulai Dekati Arema & Persipura
- detikSepakbola
Jakarta - Usaha proaktif mulai dilakukan Badan Liga Indonesia dalam menyelesaikan masalah kegagalan Arema Malang dan Persipura Jayapura berpartisipasi di Liga Champions Asia (LCA) 2006. Seperti apa?Melakukan perjalanan ke Malang dan Papua untuk bertemu dengan manajemen tim Arema Malang serta Persipura Jayapura guna menjelaskan kasus pencoretan itu adalah langkah yang diambil BLI. Namun agenda ini sempat mengalami perubahan, dari jadwal Rabu (8/3/2006) lalu menjadi Sabtu (11/3/2006) nanti. Persipura menjadi klub pertama yang akan didatangi Ketua Harian PSSI Agusman Effendi dan Ketua BLI Nirwan Dermawan Bakrie dan Andi Darussalam Tabusala.Dijadwalkan mereka akan bertolak menuju Jayapura pada Jumat (10/3/2006) malam, dan keesokan harinya dijadwalkan bertemu dengan Walikota Jayapura Drs. Manasse Robert Kambu, Msi yang juga ketua umum Persipura Jayapura."Beberapa perangkat inti Persipura juga akan diikutkan dalam pertemuan khusus dengan pengurus teras PSSI dan BLI ini," ujar Manajer pelaksana Persipura, Iwan Nazaruddin.Dituturkan Iwan, ia secara pribadi tidak mengetahui apa yang akan dibibicarakan dalam pertemuan tersebut. Yang jelas, pihak Persipura akan meminta penjelasan dari PSSI dan juga BLI mengenai kegagalan tim kebanggaan masyarakat Jayapura berpartisipasi di LCA 2006."Secara pribadi saya juga tidak suka kalau kita terus mencari kambing-hitam dari kasus tersebut. Yang paling baik sekarang ini adalah bagaimana kita sama-sama mencari solusinya, ya semacam sharing pendapat," tambahnya.Pembicaraan kompensansi?Kendati begitu, Iwan mengaku kalau di momen itu tidak tertutup kemungkinan manajemen Persipura akan mengemukakan perihal perlunya kompensasi yang harus diberikan kepada Persipura. Karena bagaimana pun secara umum Persipura sudah melakukan persiapan-persiapan menghadapi LCA 2006 tersebut."Saya kira wajar saja kalau masalah kompensasi itu nantinya dibicarakan, begitu juga dengan Arema Malang," kata Iwan.Sementara itu, Ketua BLI Nirwan Dermawan Bakrie mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Arema dan Persipura memang sudah direncanakan. "Kita sudah merencanakan kepergian ke Malang dan Papua ini sejak dua minggu lalu, jadi tidak ada kaitannya dengan ultimatum Arema itu," ujar Nirwan. Arema merupakan pihak yang paling terpukul atas kegagalannya berpartisipasi di LCA 2006. Manajemen tim Singo Edan telah menyerahkan formulir pendaftaran dan dokumen penunjang lainnya beberapa hari sebelum batas waktu pendaftaran, yakni 8 Februari. Dari segi penampilan, para pemain Kera Ngalam saat ini sedang bagus-bagusnya, terbukti dari hasil baik yang mereka capai di awal kompetisi Liga Djarum 2006 ini.Sayangnya formulir pendaftaran dan dokumen lain dari Arema Malang itu baru diserahkan ke sekretariat Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) pada 14 Februari, atau dua hari setelah tenggat waktu 12 Februari. AFC pun memutuskan mencoret Arema sebagai peserta. Saking kecewanya suporter Aremania sempat melakukan aksi demo di PSSI pada Senin (6/3/2006). Salah satu dari empat tuntutan Aremania, adalah tetap memasukan Arema sebagai peserta Liga Champions Asia di tahun 2007.Tuntutan itu mendapat respon dengan munculnya janji aneh Ketua Harian PSSI Agusman Affendi. Agusman menyatakan akan berusaha memasukkan Arema sebagai pesrta LCA. Cukup aneh, pasalnya dengan janji itu maka publik akan menilai kalau nanti Arema juara karena sudah ada rekayasa sebelumnya. Padahal sebenarnya, Arema Malang memang pantas menjadi juara karena kekuatannya kini memang paling baik dibanding yang lain. Namun gara-gara janji Agusman itu, nilai kejuaraan yang diraih oleh Arema, jika itu terwujud pada tahun ini menjadi tidak berarti.Sementara formulir dan dokumen dari Persipura baru dikembalikan sehari kemudian, 15 Februari. Dalam hal ini, pihak Persipura memang terlambat untuk lebih dulu menyampaikan formulir pendaftarannya.Foto: Pejabat Ketua Umum PSSI Agusman Effendi (Detiksport/Indra)
(erk/)
(erk/)










































