Nurhidayat Akhirnya Buka Suara Usai Dicoret Shin Tae-yong

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 03 Jun 2021 18:25 WIB
Nurhidayat kapten timnas u19
Nurhidayat Haji Haris meminta maaf dicoret Timnas Indonesia. (Foto: Instagram)
Jakarta -

Nurhidayat Haji Haris buka suara soal dicoret Shin Tae-yong dari skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ia minta maaf.

Nurhidayat dicoret H-2 menjelang laga Timnas Indonesia melawan Thailand, Kamis (3/6/2021). Sang pemain sudah tiba di Tanah Air dengan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (1/6).

Terkait pencoretannya, Nurhidayat mengakui kesalahannya. Ia menerima keputusan Shin Tae-yong yang mencoret dirinya.

"Saya Nurhidayat Haji Haris, dengan segala kerendahan hati saya, meminta maaf kepada seluruh Masyarakat Indonesia, terutama kepada Keluarga saya, PSSI dan coach Shin Tae-yong serta seluruh kawan-kawan saya di Timnas Indonesia, atas kesalahan yang saya lakukan," tulis Nurhidayat di Instagram.

"Saya sangat menghargai seluruh keputusan yang telah coach Shin Tae-yong dan jajaran tim pelatih berikan kepada saya. Saya akan menjadikan hal ini sebagai proses pembelajaran dan evaluasi untuk saya ke depannya," lanjut pernyataan eks pemain Bhayangkara FC itu.

Nurhidayat berharap pencoretannya tak memengaruhi peluangnya untuk kembali ke Timnas Indonesia. Ia masih mau membela negara di masa depan.

"Semoga saya dapat kembali dipilih untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan saya berjanji akan memberikan performa yang terbaik untuk Timnas Indonesia," tulis pemain berusia 22 tahun.

"Ayo Timnas Indonesia, tetap semangat dan sukses di tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 nanti. Amin," tutup pernyataan dia.

Dalam pernyataan resmi PSSI, pencoretan Nurhidayat dilakukan karena sang pemain melakukan tindakan indisipliner berat. Meski tak dirinci, sikap Nurhidayat disebut sudah tak dapat ditolerir lagi.

Sementara Sekjen PSSI Yunus Nusi menyebut bahwa Nurhidayat kerap tak tepat waktu. Tapi juga tak dirinci, apakah telat datang latihan atau hal-hal lainnya.

"Dia indisipliner, sering tidak tepat waktu. Shin Tae-yong tidak bisa mentolerir lagi perilakunya. Untuk detailnya silakan tanya ke Coach Shin atau Direktur Teknik Indra Sjafri," kata Yunus Nusi kepada detikSport, Rabu (2/6).

"Ada beberapa alasan, tetapi biar coaching staff saja yang tahu. Yang jelas, salah satunya masalah asupan makanan," ujar Nova Arianto kepada wartawan.

(cas/aff)