Kim Kurniawan Kecewa Liga 1 Ditunda, tapi Kesehatan Nomor 1

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Rabu, 30 Jun 2021 04:26 WIB
Kim Jeffrey Kurniawan
Kim Kurniawan menyayangkan Liga 1 gagal digelar, tapi tetap percaya bahwa ini demi kebaikan. (Foto: dok PSS Sleman)
Sleman -

Gelandang PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, mengaku kecewa karena Liga 1 2021 ditunda. Namun, dia mencoba memahami bahwa kesehatan tetap lebih penting.

Kompetisi Liga 1 resmi ditunda hingga akhir Juli 2021. Keputusan itu disampaikan dalam konferensi pers virtual oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi dan Sudjarno selaku Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Selasa (29/6) sore.

"PSSI dan PT LIB kemarin menerima surat dari Satgas yang ditandatangani Ganip Warsito BNPB sekaligus yang juga Ketua Satgas bahwa PSSI dan PT LIB diminta untuk menunda pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam keterangannya.

"Ditunda sampai akhir Juli. PSSI menyadari dan memahami situasi COVID-19 yang melanda bangsa kita. Atas nama kemanusiaan kami mematuhi, situasi COVID-19 sedang memburuk. PSSI mendukung penanganan COVID-19 yang ditangani pemerintah. PSSI bersedia menuruti apa yang menjadi program dan harapan pemerintah," ujarnya menambahkan.

Penundaan ini pun mendapat respons yang beragam khususnya dari para pelaku dan penikmat sepakbola. Tak terkecuali para pemain.

"Sebenarnya cukup disayangkan. Kami sebagai pemain ya inginnya main. Tapi kembali lagi, kesehatan tetap nomor satu," kata gelandang PSS Sleman, Kim Kurniawan, kepada wartawan, Selasa (29/06/21).

Kim mengakui bahwa pemain cuma mengikuti arahan dan tidak bisa mengubah apapun. Meski begitu, ia melihat sisi lain dari penundaan kompetisi. Ia dan para pemain PSS punya waktu tambahan untuk memaksimalkan latihan dan memantapkan performa tim.

"Hal terpenting adalah kerja keras dan pembuktian di lapangan," jelas ayah satu orang anak ini.

PSS masih akan menjalankan program seperti biasa. Tak hanya latihan rutin, Super Elja juga masih akan agendakan beberapa uji tanding agar makin siap menghadapi kompetisi akhir Juli nanti.

"Awalnya kami persiapkan untuk kick off tanggal 9 Juli dan sekarang jadi ada waktu lagi untuk persiapan sampai 30 Juli," pungkas mantan pemain Persib itu.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/aff)