Kecewanya Teco, Bali United 2 Kali Gagal Main di Piala AFC

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 08 Jul 2021 21:47 WIB
Stefano Cugurra Teco memberi keterangan menjelang Bali United dengan Persib Bandung di Piala Menpora 2021.
Stefano Cugurra 'Teco', pelatih Bali United. (Foto: dok.Bali United)
Jakarta -

Stefano Cugurra alias Teco dua kali gagal memimpin Bali United berlaga di Piala AFC dua musim berturut-turut. Sang pelatih pun mengungkapkan kekecewaannya.

Pada Piala AFC 2020, Bali United sempat bertanding tiga kali pada fase grup. Tetapi situasi pandemi COVID-19 membuat AFC akhirnya menghentikan kompetisi kelas dua antarklub Asia itu.

Hal yang sama kembali menimpa Bali United pada musim 2021 ini. Malahan lebih nahas, Serdadu Tridatu belum sekalipun main karena ketiadaan tuan rumah untuk Piala AFC Zona ASEAN.

Pada akhirnya, AFC membatalkan Piala AFC 2021 Zona ASEAN. Bagi Teco, ini adalah pengalaman pahit keduanya gagal mentas bersama Bali United di level Asia.

"Kami kecewa sekali karena 2 tahun menunggu kabar lanjutan Piala AFC. Akhirnya ada informasi bahwa harus dibatalkan karena situasi saat ini. Padahal pada beberapa grup lain sudah bermain di Arab," kata Teco, dikutip dari laman resmi klub.

Sebagaimana ucapan Teco, beberapa grup memang sudah memainkan laga fase grup. Bahkan mayoritas grup-grup dari Zona Asia Barat, Zona Asia Tengah, dan Zona Asia Timur, sudah menyelesaikan babak fase grup.

AFC memang menerapkan format yang berbeda untuk kejuaraan antarklub yang mereka selenggarakan di masa pandemi COVID-19. Grup-grup dari Zona Barat memang lebih dulu memainkan fase grup ketimbang Zona Timur. Hal itu juga terjadi di gelaran Liga Champions Asia.

Selain Zona ASEAN, Zona Asia Selatan juga sebenarnya belum menunjuk tuan rumah. Tetapi AFC hanya membatalkan Piala AFC Zona ASEAN saja.

Sementara itu, Bali United kini mengalihkan fokusnya ke Liga 1 2021. Kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional itu sekarang menjadi satu-satunya ajang yang akan diikuti Bali United.

"Tim akan tetap menjalankan program latihan secara mandiri. Kami akan menunggu kabar pelaksanaan Liga 1. Semoga dalam waktu dekat bisa terlaksana, karena saya pikir negara lain juga melihat kompetisi sepak bola di Indonesia," ujar Teco, yang merupakan mantan pelatih Persija Jakarta itu.

(krs/bay)