Deltras Tahan PSM 1-1
Rabu, 22 Mar 2006 21:41 WIB
Makassar - PSM Makassar gagal menyapu bersih partai kandang di pertandingan akhir paruh musim setelah ditahan seri Deltras Sidoarjo 1-1 di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (22/3/2006).Sejak pertandingan dimulai, anak-anak Makassar sudah langsung menguasai pertandingan. Lini tengah yang digalang Syamsul Haeruddin dkk cukup mendominasi permainan di menit-menit awal. Namun lemahnya barisan depan tim asuhan Henk Wullems menyebabkan serangan-serangan mereka mudah dipatahkan Deltras.Sementara tim tamu yang dimotori Andri Budianto dkk lebih banyak memanfaatkan serangan balik. Strategi ini cukup berhasil karena pertahanan PSM yang digalang Claudio de Jesus terlihat gampang gelagapan dan grogi.Pada menit ke-20 tendangan dari sudut kiri oleh Hilton Moreira mampu disambut baik oleh M. Huda dengan kaki kirinya. Jala gawang PSM yang dijaga Samsidar pun bergetar. Deltras memimpin 1-0.Kebobolan lebih dulu malah membuat "Ayam Jantan dari Timur" kian tampak grogi. Tekanan sekitar 30 ribu penontonnya yang menuntut kemenangan agaknya menjadi beban berat Ronald Fagundez dkk.Pada menit ke-26 terjadi insiden yang melibatkan gelandang asing Deltras Kalamen Ives. Wasit Jimmy Napitupulu menunjuk titik putih karena menganggap Ives handsball. Keputusan ini diprotes para pemain Deltras karena kejadian itu mereka nilai di luar kotak 16 meter.Akibat protes ini pertandingan sempat terhenti sekitar 5 menit. Pun sempat terjadi insiden antara striker PSM Alesandro Santos dan penyerang Deltras Hilton Moreira. Kejadian ini berbuntut kartu merah untuk Hilton. Jimmy yang berusaha menenangkan Hilton, malah didorong.Jimmy pun tetap ngotot membari hadiah penalti untuk PSM. Sayangnya penalti yang dieksekusi Fagundez gagal. Tendangannya terlalu lebar ke sudut kanan gawang. Untuk mempertajam serangan, Wullems lalu memasukkan striker Ahmad Amiruddin menggantikan winger Waisyatul Akmal. Namun hingga turun minum, Deltras masih di atas angin.Di babak kedua PSM kian melancarkan serangan. Deltras malah sebaliknya. Bermain dengan 10 orang pemain, pelatih Jaya Hartono mulai menerapkan strategi bertahan. Malang buat Deltras. Baru tiga menit babak kedua berlangsung, handsball kembali dilakukan oleh pemain belakang mereka. Kali ini, Santos yang melakukan eksekusi berhasil menceploskan bola. Penonton pun bersorak. Suasana stadion kian bergemuruh. Skor 1-1.Pertandingan pun kian memanas. Pemain Deltras mulai berani melakukan serangan, namun tak bertahan lama. Untuk bisa meraih poin, Nursholis dkk lalu bermain negative football. Terlebih ketika salah seorang pemainnya, Kalamen Ives kembali mendapat kartu merah, lantaran dua kali mendapat kartu kuning.Bermain dengan 9 orang, Deltras menerapkan pola bertahan habis. Semua pemain bertahan dan hanya menyisakan Leandro Braga untuk melakukan serangan balik. Bahkan upaya untuk mengulur-ulur waktu dan taktik diving juga seringkali dipraktekkan anak-anak Sidoarjo.PSM pun terus mengepung. Wullems lalu menambah memasukkan striker AsmarAbu, mengganti stopper Iqbal Samad. Seakan memulai drama, pengepungan pun terjadi. Bahkan kiper Samsidar maju hingga hampir mendekati titik tengah lapangan. Tapi sejumlah peluang tak berhasil menembus pertahanan Deltras. Lemahnya finishing touch striker PSM membuat serangan mentah.Hingga pertandingan usai, skor tetap imbang. PSM hingga kini hanya mengumpulkan poin 17 dari 13 pertandingan, sementara Deltras hanya meraih 11 angka dari jumlah partai yang sama. (a2s/)











































